Jumat, 4 September 2026

Wamenag Minta Kasus Keracunan Segera Diinvestigasi, Santri Menunggu Manfaat MBG

Laporan oleh Akira Tandika Paramitaningtyas
Bagikan
Romo H.R. Muhammad Syafi'i Wakil Menteri Agama mengunjungi santri yang menjadi korban keracunan MBG di RD Notopuro Sidoarjo, Jumat (4/9/2026). Foto: Akira suarasurabaya.net

Romo H.R. Muhammad Syafi’i Wakil Menteri Agama meminta agar kasus keracunan yang dialami oleh ratusan santri dan siswa di Tanggulangin, Sidoarjo, segera diinvestigasi. Karena, menurut Syafi’i manfaat dari program makan bergizi gratis (MBG) sangat ditunggu oleh para santri.

“Tadi beberapa yang kita tanya, selama ini mereka menunggu dan mereka sangat membutuhkan MBG itu,” katanya, setelah menjenguk beberapa anak korban keracunan yang dirawat di Rumah Sakit Notopuro Sidoarjo, Jumat (4/9/2026).

Menurut Syafi’i, selama enam bulan terakhir para santri dari Pondok Pesantren (Ponpes) Manbaul Hikam belum pernah mengalami permasalahan.

“Artinya ini menjadi bukti bahwa sebenarnya tidak ada masalah di program ini. Sehingga saya minta untuk pihak terkait agar segera melakukan investigasi,” ungkapnya.

Syafi’i menjelaskan, poin investigasi dari penanganan kasus keracunan ini seharusnya bukan pada perlu atau tidaknya program MBG. Melainkan penyebab munculnya masalah keracunan ini.

“Jadi bukan investigasi perlu atau tidaknya MBG, tapi ini ada apa, gitu. Itu yang perlu kita selesaikan. Anak-anak tadi menyampaikan kalau mereka sangat senang dan menunggu datangnya makanan dari MBG,” tutupnya.(kir/iss)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Jumat, 4 September 2026
27o
Kurs