Sabtu, 27 Juni 2026

Rasiyo dan Whisnu Saling Kritik soal Perizinan Satu Pintu

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Susana debat kandidat yang juga bisa dilihat melalui sebuah layar besar di halaman Dyandra Convention Center Surabaya, Jumat (30/10/2015), malam. Foto: Abidin suarasurabaya.net

Rasiyo mengkritik pelayanan Surabaya Single Window (SSW) yang dibangun pada lima tahun kepemimpinan Risma yang ternyata dinilai masih cukup lamban.

Hal itu sempat terlontar dalam sesi keempat tanya jawab dan sanggahan Debat Publik Kandidat Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya di Dyandra Convention Center, Jumat (30/10/2015).

Whisnu dan Risma melontarkan pertanyaan tentang optimalisasi pelayanan publik berintegritas yang akan diusung oleh Rasiyo-Lucy.

Rasiyo justru mengkritik single window yang dimiliki oleh Surabaya saat ini yang menurutnya masih belum optimal. Proses pengurusan izin, kata Rasiyo masih memerlukan waktu lebih dari seminggu.

“Saya punya teman yang mengurus lewat single window tapi masih harus ke SKPD lagi. Meski satu atap, kalau masih harus ke SKPD lagi, tentu masih ada proses lagi,” ujarnya menjawab pertanyaan Whisnu.

Rasiyo mengatakan, dia akan membuat pelayanan satu pintu yang menempatkan seluruh SKPD di satu kantor yang sama agar pemohon izin tidak perlu ke SKPD lagi.

“Saya punya konsep pelayanan satu pintu. Semua SKPD ada di satu kantor,” katanya. Dengan demikian, lanjut Rasiyo, pengurusan izin lebih singkat.

Menyanggah hal ini, Whisnu mengatakan bahwa pelayanan SSW justru bisa dilakukan dengan tidak perlu datang ke kantor.

“Dengan SSW, pengurus izin tidak perlu ke mana-mana. Cukup mengurus izin dari rumah,” kata Whisnu.

Debat Publik antara pasangan Rasiyo-Lucy berlangsung memanas sejak sesi pertama Debat Publik yang digelar di Dyandra Convention Center sejak pukul 19.00 WIB. (den/fik)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Sabtu, 27 Juni 2026
33o
Kurs