Minggu, 27 September 2026

Presiden Kazakhstan Mengundurkan Diri

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Nursultan Nazarbayev Presiden Kazakhstan. Foto: Anadolu

Nursultan Nazarbayev Presiden Kazakhstan pada Selasa (19/3/2019) mengumumkan pengunduran diri, dan menyatakan, “Saya telah memutuskan untuk mundur dari jabatan presiden.”

Presiden yang berusia 78 tahun tersebut, telah memerintah Kazakhstan sejak kemerdekaan negeri itu pada 1991.

Ia mengucapkan terima kasih kepada rakyat karena telah memberi kesempatan kepadanya untuk menjadi presiden pertama bagi Kazakhstan Merdeka. Ia mengenang kesulitan yang dialami negeri itu setelah ambruknya bekas Uni Sovyet.

“Itu adalah cobaan. Kita dapat melaluinya, dan secara aktif mulai membangun jalan bagi pengembangan Kazakhstan,” tambah Nazarbayev, sebagaimana dikutip Antara dari Anadolu Kantor Berita Turki, Rabu (20/3/2019) dini hari.

Nazarbayev mengatakan ia yakin bahwa generasi muda akan “mempertahankan negeri ini dan memperkuatnya, dan mereka akan memanfaatkan semua upaya serta pengetahuan mereka bagi kemakmuran negeri ini”.

Pidatonya disiarkan oleh semua saluran stasiun televisi nasional Kazakhstan.

Sampai pemilihan pengganti Nazarbayev tahun depan, Kassym-Zhomart Tokayev –pemimpin Senat Kazakhstan– akan melaksanakan tugas-tugas kepresidenan.

“Kelanjutan kekuasaan di Kazakhsan diatur oleh undang-undang dasar. Dalam kasus terputusnya masa jabatan presiden di tengah jalan, wewenangnya dialihkan kepada Ketua Senat. Lalu, akan dilakukan pemilihan presiden baru,” kata Nazarbayev.

Ia mengingatkan bahwa Tokayev, yang lulus dari Moscow Institute of International Relations, memiliki gelar doktor dan fasih berbahasa Inggris serta China.

Tokayev sebelumnya pernah menjadi menteri luar negeri, wakil perdana menteri dan perdana menteri, dan wakil sekretaris jenderal PBB.

“Ia telah bekerja bersama saya sejak hari pertama kemerdekaan Kazakhstan. Saya mengenal dia sangat baik. Ia sepenuhnya menyadari kebijakan dalam dan luar negeri Kazakhstan. Ia bertindak dalam pengembangan dan pengesahan semua program,” kata Nazarbayev.

“Tokayev mulai memangku jabatan setelah diambil sumpahnya di Parlemen pada Rabu.

Nazarbayev, yang berusia 78 tahun, adalah pemimpin pertama Asia Tengah pada era pasca-Sovyet dan secara sukarela meletakkan jabatan.

Pada penghujung Februari, Nazarbayev membubarkan pemerintah di negeri itu, dengan alasan kurangnya pertumbuhan ekonomi dan menjanjikan pembaruan baru untuk menyediakan kehidupan yang berkualitas buat semua orang.(ant/iss/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Minggu, 27 September 2026
27o
Kurs