Kamis, 15 Oktober 2026

Hamas Kecam Usulan Trump Tentang Relokasi Warga Gaza

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Pengungsi terlihat dalam perjalanan pulang ke utara Jalur Gaza, dekat kamp pengungsi al-Nuseirat di Jalur Gaza tengah pada 27 Januari 2025. Foto: Anadolu

Hamas pada Sabtu (1/2/2025) mengecam pernyataan Donald Trump Presiden Amerika Serikat (AS) tentang relokasi warga Gaza ke negara tetangga, yakni Mesir dan Yordania.

Dalam sebuah pernyataan pers, Sami Abu Zuhri pemimpin Hamas mengecam usulan tersebut sebagai hal yang “konyol dan sia-sia,” seraya mengatakan bahwa “apa yang gagal dicapai oleh pendudukan Israel dengan kekuatan, tidak akan diperoleh melalui permainan politik.”

“Pengumuman AS yang berulang-ulang tentang penggusuran warga Palestina dengan dalih membangun kembali Jalur Gaza menunjukkan keterlibatan negara itu dalam kejahatan tersebut,” kata Abu Zuhri dikutip dari Antara, Minggu (2/2/2025).

Ia memperingatkan bahwa “proyek pengungsian” AS tersebut merupakan penyebab semakin banyak kekacauan dan ketegangan di kawasan itu.

Pada 25 Januari 2025, Trump mengusulkan rencana kontroversial untuk memindahkan warga Palestina dari Gaza ke Mesir dan Yordania, yang ditolak mentah-mentah oleh kedua negara itu.(ant/nis/iss)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Kamis, 15 Oktober 2026
33o
Kurs