Sabtu, 29 November 2025

Putra Gagal Raih Medali dalam Debut Final Piala Dunia Panjat Tebing

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Putra Tri Ramadani Atlet panjat tebing Jawa Timur saat berlaga pada nomor lead perorangan putra di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatra Utara 2024, di Banda Aceh, Sabtu (14/9/2024). Foto: Antara

Putra Tri Ramadani gagal merebut medali meski menorehkan catatan bersejarah dengan menembus final nomor lead putra dalam Piala Dunia atau IFSC Climbing World Cup Koper 2025, di Slovenia, Minggu (7 /9/2025) dini hari.

Berdasarkan data IFSC yang dilansir Antara pada Minggu (7/9/2025), atlet Indonesia itu berada di peringkat keenam dari delapan peserta final dan mencatat skor 40+.

Pencapaian itu menjadi debut final pertama Putra sepanjang kariernya.

Dia mampu bersaing melawan para pemanjat papan atas dunia, sejak babak kualifikasi hingga semifinal, sebelum tampil dalam final.

Medali emas diraih Sorato Anraku, atlet Jepang, yakni dengan skor 48+, disusul Alberto Gines Lopez peraih emas Olimpiade Tokyo 2020, dari Spanyol, pada posisi kedua dengan skor 47+.

Medali perunggu menjadi milik Toby Roberts dari Inggris yang mencatatkan skor 46+.

Posisi keempat ditempati Satone Yoshida (Jepang), kelima Jakob Schubert (Austria), lalu Putra keenam, Adam Ondra (Republik Ceko) di peringkat ketujuh, dan Neo Suzuki (Jepang) posisi kedelapan.

Meskipun gagal membawa pulang medali, performa Putra mendapat apresiasi tinggi dari Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI).

Dia dinilai tampil konsisten sejak fase kualifikasi dengan menunjukkan perkembangan teknik dan mental yang matang.

“Tetap semangat dan percaya diri pada proses Putra Tri Ramadani,” tulis pernyataan PP FPTI dalam akun Instagram (IG) @fpti_official.

Ajang di Koper ini menutup rangkaian IFSC World Cup 2025 khusus nomor lead.

Federasi berharap Putra menjadikan pengalaman berharga itu sebagai batu loncatan untuk menatap turnamen internasional berikutnya, termasuk kualifikasi Olimpiade. (ant/mas/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Perpaduan Macet dan Banjir di Kawasan Banyuurip-Simo

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Perpaduan Hujan dan Macet di Jalan Ahmad Yani

Surabaya
Sabtu, 29 November 2025
30o
Kurs