Rabu, 11 Maret 2026

Lebih Dari Tiga Juta Warga Portugal Ikut Mogok Nasional

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Ilustrasi bendera Portugal. Foto: Antara

Lebih dari tiga juta warga Portugal, Kamis (11/12/2025), mengikuti mogok nasional pertama dalam 12 tahun terakhir untuk menolak reformasi undang-undang ketenagakerjaan.

Dilansir Antara, menurut kantor berita Europa Press, aksi ini digelar serikat-serikat pekerja besar, termasuk General Union of Workers dan General Confederation of Portuguese Workers, untuk menentang rencana pemerintahan Luis Montenegro Perdana Menteri.

Pemerintah mengusulkan perubahan terhadap hampir seratus pasal dalam Kode Ketenagakerjaan atau kumpulan aturan atau undang-undang yang mengatur hubungan kerja, hak dan kewajiban pekerja serta pemberi kerja, termasuk penyederhanaan prosedur PHK dan perluasan skema kerja sementara.

Serikat pekerja menilai langkah tersebut akan merusak hak-hak buruh, meningkatkan ketidakpastian kerja, serta membatasi aktivitas serikat.

Portugal terakhir kali menggelar mogok nasional sebesar ini pada 2013, ketika pekerja memprotes kebijakan penghematan yang diberlakukan pemerintah atas permintaan pemberi pinjaman internasional—Komisi Eropa, Bank Sentral Eropa, dan Dana Moneter Internasional—sebagai syarat bantuan finansial selama krisis utang.

Serikat pekerja mengatakan mobilisasi besar kali ini mencerminkan kekhawatiran mendalam para pekerja terhadap arah reformasi pemerintah, sementara negosiasi antara kabinet Montenegro dan perwakilan buruh tetap buntu. (ant/fan/bil/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Rabu, 11 Maret 2026
29o
Kurs