Selasa, 11 Agustus 2026

AS Presentasikan Rencana Ubah Jalur Gaza Jadi Resor Futuristik ke Investor

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Bangunan masjid dan gedung-gedung permukiman hancur setelah serangan pasukan Israel di jalur Gaza, Palestina. Foto: Anadolu

Jared Kushner menantu Donald Trump Presiden Amerika Serikat (AS), bersama Steve Witkoff Utusan Khusus AS, dilaporkan telah mempresentasikan draf rencana rekonstruksi Jalur Gaza berkonsep resor futuristik kepada sejumlah calon investor.

Dilansir Antara dari  The Wall Street Journal, Sabtu (20/12/2025), cetak biru proyek tersebut diberi nama “Project Sunrise” yang disusun langsung oleh Kushner dan Witkoff.

Dalam rencana itu, Washington berpotensi menanggung sekitar 20 persen dari total biaya rekonstruksi Gaza selama periode 10 tahun.

“Project Sunrise” menggambarkan Gaza sebagai kota metropolis berteknologi tinggi, lengkap dengan resor mewah di tepi pantai, jalur kereta cepat, serta jaringan kota pintar yang dioptimalkan dengan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Meski demikian, draf rencana tersebut menuai sorotan karena tidak menjelaskan secara rinci ke mana sekitar dua juta warga Palestina akan tinggal selama proses rekonstruksi berlangsung.

Menurut laporan The Wall Street Journal, Kushner dan Witkoff telah mempresentasikan proyek tersebut kepada sejumlah investor potensial serta pemerintah asing, termasuk Turki dan Mesir.

Sementara itu, tantangan besar dalam rekonstruksi Gaza juga disorot oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Pada November lalu, Rami Alazzeh ekonom Unit Bantuan bagi Rakyat Palestina di Konferensi PBB tentang Perdagangan dan Pembangunan (UNCTAD), menyatakan bahwa proses pembersihan amunisi yang belum meledak di Jalur Gaza dapat memakan waktu hingga 10 tahun.

Mutasim Elagraa koordinator program UNCTAD untuk rakyat Palestina, menambahkan bahwa jika pembersihan puing-puing dilakukan dengan kecepatan saat ini, diperlukan sekitar 22 tahun untuk sepenuhnya membersihkan reruntuhan di wilayah tersebut.

Sebelumnya, pada Oktober, Jaco Cilliers Perwakilan Khusus Program Pembangunan PBB (UNDP) untuk Program Bantuan bagi Rakyat Palestina, mengungkapkan bahwa sedikitnya 50 juta ton puing harus dipindahkan dari Jalur Gaza.

Ia juga memperkirakan bahwa total dana yang dibutuhkan untuk rekonstruksi Gaza mencapai $70 miliar (setara Rp1.168 triliun). (ant/bil/iss)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Selasa, 11 Agustus 2026
24o
Kurs