Alpukat dikenal sebagai buah bernutrisi tinggi dengan beragam manfaat kesehatan. Kandungan lemak sehat, serat, antioksidan, serta hampir 20 vitamin dan mineral menjadikan alpukat berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung, membantu pengelolaan berat badan, mendukung fungsi otak, hingga meningkatkan sistem pencernaan.
Dalam satu buah alpukat terkandung sekitar 40 persen Angka Kecukupan Gizi (AKG) folat, 30 persen AKG vitamin K, serta lebih dari 20 persen AKG vitamin C. Kombinasi nutrisi tersebut membuat alpukat layak menjadi bagian dari pola makan seimbang.
Dilansir dari Health, berikut sembilan manfaat kesehatan alpukat yang perlu diketahui:
1. Membuat Kenyang Lebih Lama
Kandungan lemak sehat dan serat dalam alpukat memperlambat pengosongan lambung sehingga rasa kenyang bertahan lebih lama.
Lemak alpukat didominasi lemak tak jenuh tunggal (MUFA) yang baik untuk jantung, sementara karbohidratnya sebagian besar berasal dari serat. Menambahkan setengah buah alpukat dalam menu harian dapat membantu menunda rasa lapar hingga beberapa jam.
2. Membantu Pengelolaan Berat Badan
Konsumsi alpukat secara rutin dapat mendukung berat badan yang sehat. Lemak nabati dalam alpukat berperan melawan peradangan dan mengandung antioksidan yang berkaitan dengan manajemen berat badan.
Serat larut membantu memperlambat pencernaan, sedangkan serat tidak larut mendukung kesehatan usus. Dalam jangka panjang, alpukat juga dikaitkan dengan penurunan lemak visceral yang berisiko bagi kesehatan.
3. Menjaga Kesehatan Jantung
Alpukat memiliki efek protektif terhadap jantung. Konsumsi rutin dapat menurunkan kolesterol total dan kolesterol LDL, sekaligus meningkatkan kolesterol HDL.
Selain itu, kandungan kalium yang tinggi membantu menjaga tekanan darah tetap stabil dengan menyeimbangkan kadar natrium dalam tubuh.
4. Mengurangi Risiko Komplikasi Diabetes
Bagi penderita diabetes tipe 2 atau resistensi insulin, alpukat dapat membantu mengendalikan lonjakan gula darah dan insulin.
Penambahan setengah buah alpukat dalam makanan diketahui membantu menjaga kestabilan glukosa serta mengurangi lemak perut yang berkaitan erat dengan risiko diabetes.
5. Meningkatkan Penyerapan Nutrisi
Alpukat membantu tubuh menyerap antioksidan dari makanan lain secara lebih optimal. Kombinasi alpukat dengan sayuran seperti wortel atau saus tomat terbukti meningkatkan penyerapan vitamin A.
Konsumsi alpukat juga kerap dikaitkan dengan pola makan yang lebih sehat, termasuk asupan sayur, buah, dan biji-bijian utuh yang lebih tinggi.
6. Menyehatkan Sistem Pencernaan
Serat alpukat bermanfaat bagi mikrobioma usus, yaitu kumpulan mikroorganisme baik dalam saluran pencernaan. Mikrobioma yang sehat berperan penting dalam meningkatkan daya tahan tubuh, mengurangi peradangan, dan menurunkan risiko penyakit kronis.
7. Mendukung Fungsi Otak
Alpukat kaya akan lutein, senyawa fitokimia yang juga ditemukan di otak. Penelitian menunjukkan konsumsi satu buah alpukat per hari selama enam bulan dapat meningkatkan performa memori pada orang dewasa lanjut usia.
Efek ini tidak ditemukan pada suplemen lutein, menandakan peran unik nutrisi alami dalam alpukat.
8. Menjaga Kesehatan Mata
Lutein dan zeaxanthin dalam alpukat merupakan antioksidan penting bagi mata, khususnya untuk menjaga pigmen makula. Konsumsi alpukat membantu meningkatkan kadar pigmen tersebut dan mendukung ketajaman penglihatan, terutama karena kandungan lemak sehatnya membantu penyerapan nutrisi secara optimal.
9. Berpotensi Melawan Kanker
Alpukat mengandung berbagai antioksidan yang berpotensi melawan kanker. Sejumlah penelitian menunjukkan ekstrak alpukat mampu menghambat pertumbuhan sel kanker tertentu, termasuk kanker prostat dan kanker mulut, berkat kandungan lutein dan vitamin E.
(saf/faz)
NOW ON AIR SSFM 100
