Sabtu, 13 Juli 2024

Peneliti Sebut Makan Alpukat Dapat Tingkatkan Kualitas Diet Harian

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi. Alpukat.

Peneliti dari sebuah studi terbaru telah merekomendasikan untuk memasukkan buah alpukat makanan kaya nutrisi ke dalam diet harian karena dapat membantu meningkatkan kualitas diet secara keseluruhan.

Selain itu, alpukat juga dikenal karena sifat anti-inflamasi dan baik untuk kesehatan jantungnya.

Dikutip dari Antara pada Rabu (27/3/2024), para peneliti dari Departemen Ilmu Gizi Pennsylvania State University mengkaji bagaimana intervensi berbasis makanan yang melibatkan satu alpukat setiap hari dapat membantu mengatasi rendahnya kualitas diet yang merupakan faktor risiko yang terkait dengan banyak penyakit.

“Alpukat adalah makanan kaya nutrisi, mengandung banyak serat dan nutrisi penting lainnya. Kami ingin melihat apakah asupan rutin makanan ini akan menyebabkan peningkatan kualitas diet,” katanya.

Sebelumnya, penelitian observasional menunjukkan bahwa konsumen alpukat memiliki kualitas diet yang lebih tinggi daripada non-konsumen.

“Jadi, kami mengembangkan studi ini untuk menentukan apakah ada hubungan sebab-akibat antara konsumsi alpukat dan kualitas diet secara keseluruhan,” kata Kristina Petersen pemimpin studi itu.

Sementara itu, dalam studi uji coba tersebut melibatkan 1.008 peserta dengan obesitas abdominal yang dibagi menjadi dua kelompok. Satu kelompok menjaga diet mereka seperti biasa dan membatasi konsumsi alpukat, sedangkan kelompok lainnya memasukkan satu alpukat per hari ke dalam diet mereka selama 26 minggu.

Melalui wawancara telepon selama periode uji coba, para peneliti menilai asupan makanan peserta dalam 24 jam sebelumnya. Dengan menggunakan Indeks Makanan Sehat, mereka memeriksa seberapa baik peserta tersebut mematuhi Pedoman Makanan untuk Amerika, yang digunakan sebagai ukuran kualitas diet secara keseluruhan.

Selain itu, para peneliti mencatat bahwa peserta yang mengonsumsi alpukat setiap hari memiliki ketaatan yang lebih baik terhadap pedoman makanan. Rendahnya kualitas diet secara keseluruhan terkait dengan risiko kondisi seperti penyakit jantung, diabetes tipe dua, dan penyakit ginjal.

“Dengan meningkatkan kepatuhan orang terhadap pedoman makanan, kita dapat membantu mengurangi risiko mereka terkena kondisi kronis dan memperpanjang harapan hidup yang sehat,” tutur Petersen.

Ia menambahkan, dalam studi seperti ini, kita dapat menemukan cara berbasis makanan untuk meningkatkan kualitas diet, tetapi strategi perilaku juga diperlukan untuk membantu orang mematuhi pedoman makanan dan mengurangi risiko penyakit kronis.

Meskipun peningkatan kualitas diet bukanlah temuan yang mengejutkan, para peneliti juga dapat memahami bagaimana peserta dapat mencapainya.

“Kami menentukan bahwa peserta menggunakan alpukat sebagai pengganti beberapa makanan yang tinggi dalam gandum olahan dan sodium,” ucapnya.

Lebih lanjut  kata peneliti, dalam studinya, mengklasifikasikan alpukat sebagai sayuran dan memang melihat peningkatan konsumsi sayuran yang disebabkan oleh asupan alpukat, tetapi juga peserta menggunakan alpukat untuk menggantikan beberapa pilihan yang tidak sehat,” ujarnya. (ant/sya/saf/ipg)

Berita Terkait

Makan Alpukat Setiap Hari Bagus untuk Usus

Alpukat Bisa Menangkal Diabetes

Enaknya Alpukat Jadi Obat Kolesterol


..
Potret NetterSelengkapnya

Pipa PDAM Bocor, Lalu Lintas di Jalan Wonokromo Macet

Perahu Nelayan Terbakar di Lamongan

Surabaya
Sabtu, 13 Juli 2024
23o
Kurs