Rabu, 28 Januari 2026

Trump Berencana Tempatkan CIA di Venezuela setelah Tangkap Nicolas Maduro

Laporan oleh Lea Citra Santi Baneza
Bagikan
Donald Trump Presiden Amerika Serikat berencana menempatkan Central Intelligence Agency (CIA) secara permanen di Venezuela. Foto Shutterstock

Donald Trump Presiden Amerika Serikat berencana menempatkan Central Intelligence Agency (CIA) secara permanen di Venezuela setelah penangkapan Nicolas Maduro Presiden Venezuela.

Kabarnya, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) akan menjadi perwakilan diplomatik utama di Venezuela. Trump juga bakal mengandalkan Badan Intelijen Pusat tersebut menangani situasi politik dan keamanan di Venezuela.

Dalam jangka pendek, pejabat AS akan beroperasi dari kantor cabang CIA sebelum kedutaan besar resmi dibuka dan kontrak informal dibuat.

John Ratcliffe Direktur CIA menjadi pejabat senior pertama yang mengunjungi Venezuela pascapenangkapan Maduro. Dia bertemu Delcy Rodriguez penjabat presiden Venezuela dan para pemimpin militer Venezuela.

John Ratcliffe juga memberikan peringatakn soal Venezuela bukan lagi tempat aman bagi musuh-musuh AS.

Melansir Antara, agen-agen CIA disebut berperan dalam penangkapan Maduro. Mereka ditugaskan di Venezuela selama beberapa bulan untuk memantau pergerakan Maduro.(ant/lea/rid)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Rabu, 28 Januari 2026
24o
Kurs