Senin, 15 Juni 2026

Iran: Selat Hormuz Hanya Ditutup untuk AS-Israel dan Sekutunya, Kapal Lainnya Bebas Melintas

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Sebuah kapal keamanan milik Iran tampak memantau pergerakan kapal tanker di Selat Hormuz. Foto: France24

Abbas Araghchi Menteri Luar Negeri Iran menegaskan, Selat Hormuz tetap terbuka untuk pelayaran internasional, kecuali untuk kapal-kapal milik Amerika Serikat (AS)-Israel dan negara sekutunya.

“Selat Hormuz terbuka. Selat itu hanya ditutup untuk kapal tanker dan kapal milik musuh-musuh kami, untuk mereka yang menyerang kami dan sekutu mereka. Yang lain bebas melintas,” kata Araghchi Sabtu (14/3/2026) yang dikutip Antara.

Dia juga menegaskan, kekhawatiran sejumlah negara mengenai keselamatan pelayaran di kawasan tersebut tidak berkaitan dengan Iran.

“Kekhawatiran negara-negara soal keselamatan pelayaran di kawasan itu tidak ada kaitannya dengan Iran,” tambahnya.

Pelayaran melalui Selat Hormuz sebelumnya sempat hampir terhenti setelah AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari lalu. Serangan tersebut menyebabkan kerusakan serta menimbulkan korban sipil.

Sebagai balasan, Iran melancarkan serangan ke wilayah Israel serta menargetkan pangkalan militer AS di berbagai wilayah Timur Tengah.

Selat Hormuz sendiri merupakan salah satu jalur pelayaran paling strategis di dunia. Jalur itu menjadi rute utama pengiriman minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk Persia menuju pasar global.

Diperkirakan sekitar 20 persen perdagangan global minyak, produk minyak bumi, dan gas alam cair melewati jalur tersebut. Sehingga, setiap gangguan di Selat Hormuz dapat memengaruhi pasokan energi dunia dan memicu gejolak harga minyak internasional.(ant/bil/rid)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi Diujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Senin, 15 Juni 2026
33o
Kurs