Senin, 2 Februari 2026

Mundur Terkait Epstein, Peter Mandelson: Tidak Ingin Timbulkan Rasa Malu

Laporan oleh Lea Citra Santi Baneza
Bagikan
Peter Mandelson. Foto BBC

Peter Mandelson telah mengundurkan diri dari keanggotaan Partai Buruh, karena tidak ingin menimbulkan rasa malu yang lebih jauh. Lantaran dugaan hubungannya dengan Jeffrey Epstein, seorang pedofil yang dihukum karena kasus kejahatan seksual.

Peter Mandelson adalah duta besar Inggris untuk Amerika Serikat, yang dicopot dari jabatannya pada tahun lalu. Alasan pencopotannya adalah munculnya email yang merinci hubungannya di masa lalu dengan Epstein.

“Akhir pekan ini saya kembali dikaitkan dengan kehebohan yang dapat dimengerti seputar Jeffrey Epstein dan saya merasa menyesal dan meminta maaf atas hal ini,” kata Mandelson seperti dilansir BBC, Senin (2/2/2026).

Muncul dokumen-dokumen yang menunjukkan Epstein membayar $75.000 kepada Mandelson. Pembayaran dilakukan dalam 3 transaksi terpisah masing-masing $25.000 pada tahun 2003 dan 2004.

Kepada Partai Buruh, Mandelson membantah keterkaitan dirinya dengan penjahat seksual tersebut. Mandelson mengaku tidak memiliki ingatan soal hal tersebut.

“Saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk kembali menyampaikan permintaan maaf saya kepada para perempuan dan anak perempuan yang suara mereka seharusnya sudah didengar sejak lama. Saya telah mendedikasikan hidup saya untuk nilai-nilai dan kesuksesan Partai Buruh, dan dalam mengambil keputusan ini, saya percaya bahwa saya bertindak demi kepentingan terbaik partai,” ujarnya.

Di sisi lain, Mandelson mengungkap penyesalan, pernah mengenal Epstein dan karena pernah melanjutkan hubungan setelah terpidana tersebut dinyatakan bersalah.

Sementara itu Gordon McKee Anggota parlemen Partai Buruh mengungkap, korban Epstein sangat marah dengan dugaan keterlibatan  Mandelson dan Epstein. Langkah pengunduran diri juga dianggap benar.

Jeffrey Epstein adalah seorang pemodal asal Amerika Serikat yang dipidana atas kasus perdagangan seks anak di bawah umur.

Kementerian Kehakiman Amerika Serikat pada Jumat (30/1/2026) mengungkap jutaan dokumen kasus Jeffrey Epstein. Total ada 3.5 juta dokumen, video, hingga foto terbaru terkait Epstein. Dalam salah satu dokumennya, selain nama Mandelson, ada nama Donald Trump Presiden Amerika Serikat yang disebut ribuan kali.

Ada banyak nama tokoh dunia lainnya yang terseret dan menghebohkan publik. Misalnya Mette-Marit Putri Mahkota Norwegia, Miroslav Lajcak Penasihat keamanan nasional pemerintah Slovakia, dan Casey Wasserman Ketua penyelenggara Olimpiade Los Angeles. (lea/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Senin, 2 Februari 2026
33o
Kurs