Senin, 2 Februari 2026

DPRD Jatim Dorong Pembangunan Proyek SRRL untuk Layani Transportasi Publik di Surabaya Raya

Laporan oleh Wildan Pratama
Bagikan
Cahyo Harjo Prakoso Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur. Foto: Istimewa

Cahyo Harjo Prakoso Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur mendukung pembangunan proyek Surabaya Regional Railway Line (SRRL) untuk memperkuat layanan transportasi publik di kawasan Surabaya Raya.

Proyek yang masuk dalam Program Strategis Nasional (PSN) tersebut ditarget oleh Pemerintah Provinsi Jatim untuk mulai dibangun tahun 2027.

“SRRL ini adalah langkah yang patut kita dukung bersama, karena menyangkut kepentingan mobilitas masyarakat dan masa depan transportasi publik di Surabaya Raya,” ujar Cahyo, Senin (2/2/2026).

Menurut Cahyo, proyek SRRL sejalan dengan arah kebijakan pemerintah pusat untuk membangun sistem transportasi di kota-kota besar Indonesia.

Politisi Gerindra itu menyatakan, kota metropolitan yang menjadi pusat pergerakan ekonomi nasional harus ditopang transportasi publik yang terintegrasi dan ramah lingkungan.

Kota Surabaya dinilai memiliki posisi strategis sebagai penghubung utama perekonomian Indonesia bagian timur.

“Kami melihat Presiden Prabowo memiliki gagasan untuk membangun sistem, membangun kota-kota di Indonesia, khususnya kota metropolitan yang menjadi pusat ekonomi,” katanya.

Menurut Cahyo, keberadaan proyek SRRL diharapkan mampu memperkuat peran Surabaya sebagai kota penyangga pertumbuhan ekonomi nasional.

“Dengan adanya SRRL ini kami berharap Surabaya sebagai instrumen penting penyambung perekonomian Indonesia wilayah timur,” ucap Anggota Komisi E DPRD Jatim itu.

Selain aspek ekonomi, proyek ini juga diharapkan sebagai solusi untuk memecah kemacetan di kawasan Surabaya Raya dengan mengurangi ketergantungan masyarakat menggunakan kendaraan pribadi.

“Dengan kendaraan umum yang baik, masyarakat yang sebelumnya bergantung pada kendaraan pribadi bisa terbantu, dan ini tentu memberikan manfaat yang besar,” tuturnya.

Sebelum proyek ini direalisasikan, Cahyo memberikan catatan kepada pemerintah kota Surabaya agar menyiapkan integrasi transportasi.

Dia menekankan perlunya penguatan konektivitas antara SRRL dengan transportasi lokal untuk menjangkau kawasan permukiman.

“Kami berharap pemerintah kota Surabaya memperkuat integrasi antara SRRL dengan transportasi publik lokal atau feeder yang bisa masuk sampai ke kampung-kampung,” ujarnya.

Cahyo yakin transportasi yang terintegrasi akan mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam menggunakan angkutan umum. Menurutnya, kemudahan akses akan menciptakan kebiasaan baru yang berkelanjutan.

“Dengan kemudahan akses dan integrasi yang baik, masyarakat pasti mau dan ini bisa menjadi kultur baru dalam menggunakan transportasi publik,” tandasnya. (wld/saf/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Senin, 2 Februari 2026
24o
Kurs