Puluhan siswa KB/TK Kristen Gloria 3 Pakuwon City mengunjungi Suara Surabaya Media pada Selasa (3/2/2026) pagi. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang ditujukan untuk pembelajaran di luar kelas.
Kunjungan tersebut diikuti 48 siswa TK kelas B dengan didampingi sembilan guru pendamping. Para siswa tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang memperkenalkan radio sebagai salah satu alat komunikasi.
Novi guru pendamping menjelaskan bahwa kunjungan ini selaras dengan tema pembelajaran tentang alat komunikasi.
“Kami di sekolah sedang belajar tentang alat komunikasi, salah satu alat komunikasi adalah radio. Itu sebabnya kami memutuskan untuk mengajak anak-anak bermain ke studio radio,” ujarnya sambil mendampingi para siswa.

Dia juga mengungkapkan bahwa kunjungan ini ditujukan untuk mengenalkan para siswa tentang alat komunikasi selain ponsel pintar.
“Nah selama ini anak-anak itu sudah terbiasa dengan alat komunikasi digital seperti yang kita gunakan, lewat handphone yang ada gambarnya ada videonya. Nah, generasi yang ini perlu tahu bahwa alat komunikasi pada mulanya tidak langsung berbentuk video atau gambar mereka juga perlu tahu ada yang bentuknya suara dan mereka perlu belajar untuk mendengarkan dengan penuh perhatian,” imbuhnya.
Pernyataan tersebut selaras dengan Maria guru pendamping yang menyebutkan bahwa para siswa sebelumnya sudah diperkenalkan berbagai alat komunikasi di sekolah, salah satunya adalah radio.
“Jadi (radio) yang kotak kecil sih biasanya yang kita bawa ke sekolah, TV yang tabung juga ada di sekolah dan itu juga jadi benda yang bisa mereka lihat secara langsung,dulu TV itu yang seperti ini, radio seperti ini, jadi benda konkritnya ada,” ungkap Maria saat on air di 100 FM.

Tak hanya berkenalan dengan radio, sejumlah siswa juga turut menyapa para pendengar melalui siaran di Radio Suara Surabaya. Meski baru berkenalan, para siswa tampak santai dan menikmati rangkaian siaran.
“Papa mama, aku lagi di suara surabaya,” sapa Aldrich salah satu siswa KB/TK Kristen Gloria 3.
Ada pun Brielle menyampaikan cita-citanya saat on air di Suara Surabaya. “Jadi pianis, sama singer sama dancer,” sementara Fayvel ingin menjadi guru, “jadi (guru) les sempoa, les belajar.”
Lebih lanjut, Novi juga mengungkapkan alasannya memilih Suara Surabaya Media sebagai sarana kegiatan di luar kelas hari ini.
“Nah Suara Surabaya adalah salah satu stasiun radio yang paling terkenal dan juga sangat dikenal oleh anak-anak juga karena kalo mereka pergi dengan orang tua naik mobil, juga biasanya kan pasti orang tua juga muternya suara surabaya,” imbuhnya.
Novi juga berharap, dalam kunjungan kali ini, para siswa dapat lebih mengenal alat komunikasi.
“Harapannya anak-anak pastinya pertama lebih mengenal bentuk komunikasi, dan kedua mereka pun bisa belajar untuk mendengarkan dengan seksama untuk mendapatkan informasi,” katanya.
Sebagai penutup, Novi berharap Suara Surabaya Media dapat menjadi sarana komunikasi dan edukasi yang mencakup seluruh kalangan usia.
“Tentunya kami berharap Suara Surabaya bisa menjadi media komunikasi dan edukasi bagi semua umur, terutama bagi masyarakat Kota Surabaya,” pungkasnya.(ily/lta/ham)
NOW ON AIR SSFM 100
