Rabu, 4 Februari 2026

Fakta-Fakta Surabaya Dilanda Hujan Angin pada Selasa Sore

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Papan reklame yang terkoyak patah dan menggantung disebabkan oleh hujan disertai angin kencang di Jalan Tidar, Surabaya (3/2/2026). Foto: Fauzan Habibi Hibatullah Mg suarasurabaya.net

Kota Surabaya dilanda hujan deras disertai angin kencang pada Selasa (3/2/2026) sore kemarin. Cuaca ekstrem tersebut mulai dirasakan warga sejak pertengahan sore dan berlangsung selama beberapa jam.

Akhirnya, intensitas hujan yang tinggi disertai hembusan angin kencang dan petir kemarin pun memicu berbagai kejadian darurat di sejumlah wilayah kota, mulai dari pohon tumbang, kerusakan fasilitas umum, hingga gangguan lalu lintas dan pemadaman listrik.

Data yang diterima Suara Surabaya, hujan dilaporkan mulai turun sekitar pukul 16.00 WIB di sejumlah kawasan, termasuk Kranggan, Bubutan, Tidar, dan sekitarnya.

Cuaca kemudian semakin memburuk dengan angin kencang yang muncul tak lama setelah hujan turun. Kondisi mulai berangsur mereda sekitar pukul 18.00 WIB, meski dampak yang ditimbulkan masih menyisakan pekerjaan panjang bagi petugas di lapangan.

Berikut beberapa dampak hujan deras dan angin kencang yang dirangkum redaksi Suara Surabaya:

Puluhan Pohon Tumbang dan Sempal di Berbagai Wilayah
Dampak paling dominan dari hujan angin tersebut adalah tumbangnya puluhan pohon di berbagai titik Kota Surabaya. Berdasarkan data yang dihimpun suarasurabaya.net, pohon tumbang terjadi di sedikitnya 14 lokasi pada laporan awal. Namun, jumlah tersebut terus bertambah seiring masuknya laporan lanjutan dari lapangan.

Dedik Irianto Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, menyampaikan bahwa hingga sore hari pihaknya menerima laporan penanganan pohon tumbang dan sempal di sekitar 30 titik yang tersebar di sejumlah kecamatan.

Pohon-pohon yang tumbang tidak hanya berukuran kecil, tetapi juga berdiameter besar sehingga membutuhkan penanganan cepat dan peralatan khusus.

“Petugas langsung bergerak untuk evakuasi pohon tumbang dan sempal di lokasi-lokasi terdampak agar kondisi kembali aman,” tegas Dedik.

Pohon Tumbang Timpa Kendaraan di Sejumlah Titik

Pohon tumbang di Jalan Tembok Dukuh menutup ruas jalan pada Selasa (3/2/2026). Foto: Iman Akbar via WA SS

Sejumlah pohon tumbang bahkan dilaporkan menimpa kendaraan milik warga. Peristiwa itu terjadi di Jalan Tidar, tepatnya di depan Bank CIMB dan area sekitar MaxOne Hotel. Sebuah pohon besar roboh dan menimpa beberapa mobil yang tengah terparkir.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden tersebut menyebabkan kerusakan pada kendaraan warga dan sempat menarik perhatian pengguna jalan.

Kejadian serupa juga terjadi di Jalan Kranggan. Pohon tumbang di ruas jalan tersebut mengenai beberapa kendaraan dan menutup badan jalan, sehingga arus lalu lintas terpaksa dihentikan total. Pengendara mobil maupun sepeda motor yang melintas di Jalan Kranggan harus memutar balik dan mencari jalur alternatif.

Rumah Warga Rusak Akibat Tertimpa Pohon

Tidak hanya kendaraan, bangunan milik warga juga terdampak cuaca ekstrem ini. Di Jalan Kalibutuh Timur, sebuah pohon tumbang menimpa rumah warga.

Akibat kejadian tersebut, bagian bangunan rumah mengalami kerusakan. Meski tidak ada laporan korban luka atau jiwa, warga setempat harus menghadapi kerugian materiil dan ketidaknyamanan akibat insiden tersebut.

Lalu Lintas Tersendat, Jalan Sempat Ditutup

Jalan Kranggan, Surabaya harus ditutup akibat pohon tumbang dan tiang listrik patah pada Selasa (3/2/2036). Foto: Risky suarasurabaya.net

Hujan angin juga berdampak signifikan pada kelancaran arus lalu lintas di sejumlah titik. Di Simpang Empat Jalan Semarang–Arjuna, pohon tumbang sempat menutup badan jalan dan menghambat arus kendaraan dari dua arah. Kemacetan pun tidak terhindarkan hingga petugas melakukan evakuasi.

Di Jalan Kranggan, kondisi lebih parah terjadi karena selain pohon tumbang, tiang listrik juga patah dan menjulur ke arah badan jalan. Kabel-kabel listrik yang menjuntai dinilai membahayakan pengendara dan pejalan kaki, sehingga jalan tersebut terpaksa ditutup total.

Sejumlah warga bahkan memasang kursi dan tanda darurat sebagai penanda agar tidak ada kendaraan yang melintas.

Tiang Listrik Patah dan Pemadaman Listrik

Jalan Kranggan, Surabaya mengalami pemadaman listrik akibat tiang listrik dan pohon ambruk diterjang hujan deras dan angin kencang pada Selasa (3/2/2026), Foto: Fauzan Habibi Hibatullah Mg suarasurabaya.net

Hujan deras disertai angin kencang juga menyebabkan tiang listrik patah di kawasan Jalan Kranggan, Bubutan. Berdasarkan pantauan suarasurabaya.net, tiang listrik tersebut patah setengah dan kabel-kabelnya menjuntai menghalangi jalan.

Akibat kejadian itu, kawasan Kranggan pun mengalami pemadaman listrik. Sejumlah warung makan dan warung kopi di sekitar lokasi tampak gelap, meski para pedagang tetap berusaha melayani pelanggan dengan penerangan seadanya.

Wawan (48 tahun), salah satu pekerja di sekitar Jalan Kranggan, menceritakan kronologi kejadian tersebut. Menurutnya hujan yang tiba-tiba deras disertai angin menyebabkan pohon tumbang.

“Pertama rintik-rintik, terus gelap, ternyata hujannya semakin deras dan disertai angin. Tidak lama kemudian angin semakin kencang, lalu pohon tumbang dan tiang listrik patah,” katanya.

Meski demikian, ia memastikan bahwa tidak ada korban dalam kejadian tersebut. “Tidak ada motor-motor yang kena. Tidak ada. Jadi tadi waktu hujan deras itu pas sepi,” ujarnya.

Hingga berita ini ditulis, aliran listrik di kawasan Kranggan masih belum pulih sepenuhnya.

Papan Reklame Patah Diterpa Angin di Jalan Tidar

Selain pohon dan tiang listrik, hujan angin juga menyebabkan kerusakan pada fasilitas lain. Sebuah papan reklame di Jalan Tidar, Sawahan, Surabaya dilaporkan patah diterpa angin kencang saat hujan deras berlangsung.

Berdasarkan pantauan di lokasi, papan reklame tersebut patah dan menggantung di atas tiang penyangga. Petugas langsung memasang garis larangan melintas di sekitar area tersebut untuk mencegah potensi bahaya.

Ichawan Komandan Regu Tim Cakra Satpol PP Kota Surabaya, Selasa kemarin mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pukul 16.27 WIB. “Tadi Damkar sudah memberi garis itu untuk memastikan tidak ada melintas, karena dikhawatirkan kena reklame roboh,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Cipta Karya untuk melakukan penurunan papan reklame tersebut pada malam hari.

“Sudah berkoordinasi dengan Cipta Karya untuk menghubungi pemilik papan reklame, dan akan menurunkan papan roboh ini. Saat ini masih menunggu tukang, prosesnya malam ini juga,” ucap Ichawan.

Tapi, meski papan reklame patah, lalu lintas di Jalan Tidar terpantau tetap lancar. Namun, sebuah gang kecil di samping lokasi reklame terpaksa ditutup sementara demi keselamatan warga.

Jenis Pohon dan Ukuran Diameter yang Tumbang

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya juga mencatat beberapa jenis pohon berdiameter besar yang tumbang akibat angin kencang. Di antaranya pohon beringin di Jalan Manyar Kertoarjo dengan diameter sekitar 25 sentimeter, flamboyan di Ngagel Jaya Tengah dengan diameter 50 sentimeter, bintaro di kawasan DKT Taman Diponggo berdiameter 45 sentimeter, serta trembesi di Jalan Dupak dengan diameter sekitar 35 sentimeter.

Selain itu, pohon tabebuya, lamtoro, dan keres juga dilaporkan tumbang atau mengalami patah cabang (sempal). Besarnya ukuran pohon-pohon tersebut membuat proses evakuasi memerlukan waktu dan tenaga ekstra.

Rekap 30 Titik Penanganan Pohon Tumbang

Pohon tumbang akibat hujan deras dan angin kencang, terjadi di kawasan Jalan Kranggan, Surabaya pada Selasa (3/2/2026). Foto: Risky suarasurabaya.net

DLH Kota Surabaya merilis daftar sementara 30 titik lokasi penanganan pohon tumbang dan sempal akibat hujan angin, antara lain di Jalan Raya Simogunung arah Kupang Jawar, Jalan Ngagel Jaya, Jalan Kembang Kuning, Jalan Jawa, Jalan Kertajaya, Jalan Manyar Kertoarjo, Jalan Panglima Sudirman, Jalan Pahlawan, Jalan Arjuna, Jalan Tentara Genie Pelajar, Jalan Tidar, Jalan Kalibutuh Timur, Jalan Kranggan, Jalan DKT Taman Diponggo, Jalan Pasar Turi, Jalan Penghela, Jalan Raya Gubeng, Jalan Tunjungan, Jalan Petemon Barat, Jalan Dupak, Jalan Patua–Penanggungan, hingga kawasan Manukan Wetan dan Darmo.

Sebaran lokasi tersebut menunjukkan bahwa hujan angin berdampak luas dan tidak terfokus di satu wilayah saja.

Petugas Gabungan Terus Lakukan Evakuasi

Petugas gabungan dari DLH, BPBD, Satpol PP, Damkar, serta dinas terkait lainnya sudah melakukan penanganan di lapangan. Fokus utama penanganan adalah evakuasi batang dan dahan pohon tumbang, pembersihan badan jalan, serta pengamanan area berbahaya agar tidak menimbulkan korban lanjutan.

Imbauan Waspada untuk Warga Surabaya

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui DLH dan instansi terkait mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi. Masyarakat diminta tidak berteduh di bawah pohon besar saat hujan deras disertai angin kencang, serta meningkatkan kewaspadaan saat berkendara.

Warga juga diimbau segera melaporkan kejadian pohon tumbang atau kondisi berbahaya lainnya agar dapat segera ditangani petugas. Dengan kewaspadaan bersama, diharapkan dampak cuaca ekstrem dapat diminimalkan dan keselamatan warga tetap terjaga. (bil/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Rabu, 4 Februari 2026
31o
Kurs