Rabu, 11 Februari 2026

Perjuangkan Hak Anak, Cinta Laura Jadi Duta UNICEF

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
UNICEF Indonesia mengumumkan penunjukan Cinta Laura Kiehl sebagai Duta Nasional. Foto: UNICEF Indonesia

UNICEF Indonesia secara resmi menunjuk Cinta Laura Kiehl aktris dan aktivis, sebagai Duta Nasional baru. Penunjukan ini menegaskan peran strategis figur publik dalam mendorong kesadaran masyarakat serta menggerakkan dukungan luas terhadap pemenuhan hak anak.

Dengan pengaruh dan jangkauan publik yang besar, Cinta Laura diharapkan mampu menjembatani isu-isu anak agar semakin relevan dan dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.

Cinta Laura dikenal memiliki komitmen jangka panjang terhadap berbagai isu sosial, khususnya yang menyentuh anak-anak dan generasi muda.

Sebelum resmi ditunjuk sebagai Duta Nasional, ia telah aktif mendukung sejumlah inisiatif UNICEF Indonesia, di antaranya kampanye pencegahan perkawinan usia anak serta advokasi pemenuhan hak atas pendidikan yang inklusif.

Pada akhir 2025, Cinta Laura bersama UNICEF mengunjungi Asmat, Papua. Dalam kunjungan tersebut, ia menyaksikan secara langsung tantangan yang dihadapi anak-anak dan keluarga di wilayah terpencil, sekaligus melihat upaya berkelanjutan UNICEF bersama Pemerintah Indonesia dalam memperkuat layanan esensial, mulai dari kesehatan, gizi, pendidikan, hingga perlindungan anak.

“Buat aku, penunjukan sebagai Duta Nasional UNICEF Indonesia ini adalah tanggung jawab moral yang sangat personal. Aku selalu percaya bahwa potensi itu tersebar rata, tapi sayang, kesempatannya seringkali tidak,” ujar Cinta Laura dalam keterangan resmi yang diterima suarasurabaya.net, Selaa (10/2/2026) malam.

Dia menuturkan bahwa pengalaman berada di Asmat menjadi momen reflektif yang memperkuat komitmennya. “Saat aku turun ke Asmat, Papua, aku melihat sendiri betapa cerdas dan tangguhnya anak-anak di sana, meskipun fasilitas mereka sangat terbatas. Momen itu menampar sekaligus membakar semangat aku untuk memastikan hak fundamental mereka terpenuhi: hak untuk tumbuh aman, sehat, dan penuh kasih,” katanya.

Menurut Cinta, kolaborasi dengan UNICEF menjadi langkah penting untuk mempercepat upaya menutup kesenjangan kesempatan antaranak. “Kita perlu membangun ekosistem di mana setiap anak punya garis start yang sama, sehingga tidak ada satu pun anak yang tertinggal dari masa depan yang layak mereka dapatkan,” lanjutnya.

Sementara itu, Maniza Zaman Perwakilan UNICEF untuk Indonesia menyambut bergabungnya Cinta Laura sebagai bagian dari keluarga besar Duta UNICEF global. Ia menekankan pentingnya peran figur publik dalam mengangkat isu hak anak dengan cara yang mudah dipahami dan diterima masyarakat luas.

“Figur publik berperan penting untuk meningkatkan kesadaran tentang isu-isu terkait hak anak. Mereka memiliki kemampuan untuk menginspirasi masyarakat agar turut serta menjadi pembela hak-hak anak,” ujar Maniza Zaman. Ia menambahkan bahwa Cinta membawa ketulusan dan keinginan nyata untuk terlibat langsung dengan realitas kehidupan anak-anak di Indonesia.

Sebagai Duta Nasional UNICEF Indonesia, Cinta Laura akan mendukung berbagai upaya advokasi dengan meningkatkan kesadaran publik terhadap isu-isu utama, seperti pendidikan, perlindungan anak, pemberdayaan perempuan, serta aksi iklim.

Peran tersebut diharapkan dapat mendorong aksi kolektif demi terciptanya masa depan yang lebih inklusif dan adil bagi setiap anak.

Penunjukan ini juga dilakukan menjelang peringatan 80 tahun UNICEF secara global pada Desember 2026, sekaligus menegaskan komitmen jangka panjang organisasi tersebut dalam melindungi dan memperjuangkan hak anak di seluruh dunia, termasuk Indonesia. (saf/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Rabu, 11 Februari 2026
31o
Kurs