Kamis, 12 Februari 2026

Penghormatan Terakhir Untuk Mendiang Adi Sutarwijono Digelar Siang ini, Rakyat Boleh Ikut

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Tampak depan suasana Gedung DPRD Kota Surabaya dengan pengibaran bendera merah putih setengah tiang dan karangan bunga ucapan duka cita kepergian Dominikus Adi Sutarwijono Ketua DPRD Kota Surabaya, Rabu (11/2/2026). Foto: Meilita Elaine suarasurabaya.net

Upacara penghormatan terakhir untuk mendiang Dominikus Adi Sutarwijono Ketua DPRD Kota Surabaya akan digelar, Kamis (12/2/2026) siang ini.

Arif Fathoni Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya menyebut, upacara ini sebagai penghormatan atas dedikasi Adi selama memimpin DPRD Kota Surabaya.

“Kami akan menggelar acara penghormatan terakhir yang kira-kira rundown acaranya pembacaan obituari atau profil singkat dari Mas Dominikus Adi Sutarwijono ini,” ungkapnya, Kamis (12/2/2026).

Prosesi upacara akan dihadiri Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya dan pimpinan DPRD Kota Surabaya.

“Kemudian ada prakata dari Wali Kota Surabaya dan Mas Bahtiyar Rifai mewakili pimpinan dan anggota DPRD Kota Surabaya,” tuturnya.

Warga Surabaya, lanjutnya, boleh menyaksikan atau ikut mengantar mendiang Adi Sutarwijono setelah diberi penghormatan terakhir ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Keputih.

“Dan kami juga sekali lagi memohon maaf kepada masyarakat yang melintas di sekitar Jalan Yos Sudarso kalau terjadi kemacetan. Karena Mas Adi ini politisi yang tidak pernah berjarak dengan rakyat sehingga kami tidak bisa melarang masyarakat untuk mengantarkan atau turut mengantarkan jenazah beliau di tempat peristirahatan terakhir di Taman Pemakaman Umum Keputih, Surabaya,” jelasnya.

Ia dan seluruh politisi di DPRD Kota Surabaya berduka kehilangan sang pemimpin.

Namun Thoni memastikan, pelayanan untuk masyarakat tetap berjalan normal, untuk proses Pergantian Antar Waktu (PAW) dan penunjukan Ketua DPRD Kota Surabaya, akan mengikuti mekanisme yang berlaku, dengan pengusulan nama dari DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya.

Sekadar diketahui, posisi Ketua DPRD Surabaya merupakan jatah PDI Perjuangan sebagai partai dengan perolehan kursi terbanyak pada periode ini. Karena itu, proses penentuan pengganti akan mengikuti mekanisme partai sebelum diproses sesuai ketentuan perundang-undangan.

“Jadi proses pergantian antar waktu maupun proses penunjukan ketua DPRD ya kami kembalikan kepada DPC PDI Perjuangan,” tegasnya.

Sementara secara personal sosok Adi dikenang sebagai rekan seperjuangan sebagai mantan jurnalis lalu mengabdi lewat partai politik hingga sama-sama duduk sebagai pemimpin DPRD Kota Surabaya dan melayani rakyat.

“Jadi ya kami hanya bisa mendoakan semoga seluruh pengabdian Mas Adi Sutarwijono selama ini terhadap bangsa dan negara ini menempatkan beliau di sisi Tuhan Yang Maha Esa dalam posisi yang paling mulia,” tutupnya.(lta/kir/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Kamis, 12 Februari 2026
32o
Kurs