Jumat, 20 Februari 2026

Indonesia Hapus Tarif 99 Persen Produk AS, Bebaskan Aturan Konten Lokal

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Penandatanganan Agreement on Reciprocal Tariff (ART) oleh Prabowo Subianto Presiden RI dan Donald Trump Presiden AS di Washington DC, AS pada Kamis (20/2/2025) waktu setempat. Foto: White House

Indonesia akan memperluas akses pasar bagi produk Amerika Serikat (AS) dengan menghapus hambatan tarif untuk lebih dari 99 persen barang ekspor AS ke Indonesia, mencakup seluruh sektor dari pertanian, kesehatan, makanan laut, teknologi informasi dan komunikasi, otomotif, hingga bahan kimia.

Hal ini seperti tercantum dalam Kesepakatan Perdagangan Timbal Balik Amerika Serikat-Indonesia yang ditandai dengan penandatanganan Agreement on Reciprocal Tariff (ART) oleh Prabowo Subianto Presiden RI dan Donald Trump Presiden AS di Washington DC, AS pada Kamis (20/2/2025) waktu setempat.

Selain soal tarif, Indonesia juga berjanji mengurangi aturan-aturan lain yang selama ini membuat barang AS sulit masuk. Contohnya, produk dan perusahaan AS akan dibebaskan dari kewajiban “konten lokal”.

Indonesia juga akan menerima standar keselamatan dan emisi kendaraan dari AS, serta mengakui standar FDA untuk alat kesehatan dan obat. Termasuk akan menyederhanakan aturan sertifikasi dan pelabelan, menghapus syarat pemeriksaan sebelum pengiriman, serta menuntaskan persoalan hak kekayaan intelektual yang sudah lama.

Untuk pangan dan pertanian, Indonesia menyatakan akan mencegah munculnya hambatan baru dan membebaskan produk pangan-pertanian dari sistem perizinan impor yang ada. Indonesia juga berjanji lebih terbuka dan adil soal aturan “indikasi geografis” (label asal-usul produk), termasuk untuk daging, keju, dan produk lain.

Di bidang ekonomi digital, Indonesia menyebut akan menghapus hambatan perdagangan digital. Langkahnya antara lain menghapus tarif untuk “produk tidak berwujud” (misalnya produk digital), mendukung moratorium permanen bea atas transaksi elektronik di WTO, serta memastikan perlakuan yang setara bagi perusahaan pembayaran elektronik asal AS.

Indonesia juga menyatakan akan bergabung dengan forum global yang membahas kelebihan produksi baja, dan mengambil langkah untuk mengatasi dampaknya. Selain itu, AS dan Indonesia disebut akan bekerja sama memperkuat rantai pasok, mencegah penghindaran bea, serta memperketat aturan terkait ekspor dan keamanan investasi. Dalam konteks ini, Indonesia menyebut akan mencabut pembatasan ekspor ke AS untuk semua komoditas industri, termasuk mineral kritis.

Pada isu ketenagakerjaan, Indonesia berkomitmen melarang impor produk yang terkait tenaga kerja paksa. Indonesia juga menyebut akan menghapus aturan dalam undang-undang ketenagakerjaan yang dinilai membatasi kebebasan berserikat dan hak perundingan kolektif.

Kedua negara juga mengapresiasi paket kerja sama bisnis sekitar 33 miliar dolar AS di bidang pertanian, kedirgantaraan, dan energi di AS. Paket itu mencakup pembelian energi senilai 15 miliar dolar AS, pengadaan pesawat serta layanan penerbangan sekitar 13,5 miliar dolar AS termasuk dari Boeing, dan pembelian produk pertanian lebih dari 4,5 miliar dolar AS.

Di sektor tambang, Freeport-McMoRan disebut menandatangani nota kesepahaman dengan Indonesia untuk memperpanjang izin tambang dan memperluas operasi di distrik mineral Grasberg. Naskah yang sama mengklaim perjanjian itu bisa menghasilkan pendapatan 10 miliar dolar AS per tahun dan memperkuat pasokan mineral kritis untuk AS.

Di bagian akhir, naskah menyebut Trump menilai kesepakatan ini sebagai perjanjian dagang yang berorientasi ke depan dan komprehensif di salah satu pasar terbesar Asia Tenggara, serta diklaim menguntungkan pekerja, eksportir, petani, dan pelaku ekonomi digital Amerika.

“Pengumuman hari ini menunjukkan bahwa Amerika dapat mempertahankan produksi domestik dan memperkuat basis industri pertahanannya sekaligus mendapatkan akses pasar yang luas dengan mitra dagang kami,” tulis Amerika Serikat dalam laman kedutaan besarnya.(iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Jumat, 20 Februari 2026
27o
Kurs