Minggu, 22 Februari 2026 | 21:50 WIB
Banjir bandang yang melanda berbagai wilayah Sumatera masih menyisakan berbagai persoalan selama fase pemulihan. Kini masyarakat yang rumahnya luluh lantak disapu banjir berharap segera mendapat hunian tetap (huntap) dan hunian sementara (huntara).
Sejak banjir menenggelamkan kampungnya pada akhir November 2025 silam, tak sedikit penyintas banjir bandang yang belum mendapatkan hunian layak. Selama empat bulan pascabencana ini, mereka hidup di tenda pengungsian dan bangunan semi permanen.
Desa Kota Lintang Bawah, Kecamatan Kualasimpang, Kabupaten Aceh Tamiang jadi area dengan kerusakan terparah. Ratusan rumah rusak dan ribuan keluarga hidupnya masih terkatung-katung.




