Sabtu, 7 Maret 2026

Kota Lama Surabaya Diminati Gen Z, Jadi Surga Spot Foto Estetik

Laporan oleh Lea Citra Santi Baneza
Bagikan
Kawasan Kota Lama Surabaya, Sabtu (7/3/2026). Foto: Fauzan Mg suarasurabaya.net

Kawasan Kota Lama Surabaya jadi tempat wisata yang menarik bagi generasi Z, lantaran ada banyak spot foto estetik.

Tsalitsa Syifa Afiyatuz Zahrah pengunjung gen Z kelahiran 2010 asal Lamongan mengatakan, dirinya mengunjungi Kawasan Kota Lama Surabaya, setelah melihat banyaknya foto yang beredar di sosial media.

“Karena sering lihat di TikTok gitu, mau ke sini soalnya kayak rame banget. Sangat sangat bagus direkomendasi banget,” kata Tsalitsa di Kota Lama Surabaya, Sabtu (7/3/2026).

Sedangkan Ais Maulidia pengunjung gen Z kelahiran 2004 mengatakan dirinya mampir ke Kota Lama setelah berziarah ke makam Sunan Ampel di Masjid Sunan Ampel Surabaya.

“Sebenarnya tujuannya ziarah Sunan Ampel. Terus cari tempat foto bagus, dekat dengan Sunan Ampel. Nah, kebetulan dari beberapa adik-adik ada yang ingin ke sini. Jadi sekalian kita ke kota lama,” ujarnya.

Kawasan Kota Lama Surabaya disebut-sebut sebagai tempat yang menarik untuk berfoto. Beragam sudutnya yang estetik juga cocok dijadikan konten untuk diunggah di media sosial.

Bangunan bersejarah De Javasche Bank Surabaya di kawasan Kota Lama Surabaya, Sabtu (7/3/2026). Foto: Fauzan Mg suarasurabaya.net

Lebih dari Sekadar Spot Foto: Kawasan Kota Lama Surabaya Penuh Cerita Sejarah

Kawasan Kota Lama Surabaya menjadi saksi bisu perjalanan panjang sejarah kota ini. Di tempat inilah berbagai budaya bertemu, saling berinteraksi, dan meninggalkan jejak yang masih terasa hingga kini. Nilai-nilai sejarah tersebut tetap terjaga melalui deretan bangunan bersejarah, yang masih berdiri di kawasan ini.

Melansir laman Universitas Negeri Surabaya, pada masa kolonial Kota Lama merupakan pusat peradaban, sekaligus jalur pertemuan berbagai bangsa. Bangunan bergaya kolonial Belanda yang kokoh masih bisa ditemukan hingga sekarang, berdiri di tengah perkembangan gedung-gedung modern di sekitarnya.

Pada masa itu, kawasan ini juga menjadi pusat perdagangan yang mempertemukan Belanda dengan berbagai komunitas Asia, seperti Tionghoa, Arab, dan India. Interaksi tersebut menjadikan Kota Lama sebagai ruang pertemuan budaya atau melting pot, tempat beragam identitas budaya berpadu dan membentuk karakter khas kawasan ini. (lea/faz)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Sabtu, 7 Maret 2026
26o
Kurs