Jumat, 13 Maret 2026

Rusia Mulai Turun Tangan, Putin Perintahkan Pengiriman 13 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Iran

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Vladimir Putin Presiden Rusia. Foto: Sputnik

Rusia mulai turun tangan merespons situasi konflik di Timur Tengah dengan mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Iran. Pengiriman bantuan tersebut dilakukan atas perintah langsung Vladimir Putin Presiden Rusia.

Kementerian Situasi Darurat Rusia pada, Kamis (12/3/2026), menyatakan telah mengirimkan sekitar 13 ton bantuan kemanusiaan berupa obat-obatan. Bantuan tersebut dikirim melalui Azerbaijan sebelum diteruskan kepada pemerintah Iran.

Dalam pernyataan resminya, kementerian tersebut menjelaskan bahwa pengiriman dilakukan menggunakan layanan penerbangan milik kementerian untuk memastikan bantuan dapat segera disalurkan.

“Kementerian melalui armada penerbangan mengatur pengiriman obat-obatan ke Republik Azerbaijan untuk selanjutnya diserahkan kepada perwakilan resmi pemerintah Republik Islam Iran,” demikian pernyataan kementerian tersebut yang dikutip kantor berita Anadolu.

Pihak Rusia menyebut pengiriman bantuan ini merupakan bagian dari dukungan kemanusiaan di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan.

Situasi Timur Tengah sendiri memanas sejak 28 Februari ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan besar-besaran ke Iran. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan lebih dari 1.300 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei.

Sebagai respons, Iran melancarkan serangan balasan menggunakan drone dan rudal yang menargetkan wilayah Israel serta sejumlah negara Teluk yang menjadi lokasi pangkalan militer Amerika Serikat.

Adapun pengiriman bantuan dari Rusia ini menjadi salah satu sinyal keterlibatan Moskow dalam dinamika konflik yang tengah berkembang di kawasan tersebut, meskipun dalam bentuk dukungan kemanusiaan. (bil/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Jumat, 13 Maret 2026
32o
Kurs