Sabtu, 14 Maret 2026

Hari Musik Nasional Jadi Momentum Musisi Surabaya Suarakan Perdamaian Dunia

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi Hari Musik Nasional 2026. Foto: AI

Peringatan Hari Musik Nasional yang jatuh setiap 9 Maret kini melampaui sekadar perayaan kreativitas seni. Di tengah eskalasi konflik global, momentum ini bertransformasi menjadi ruang solidaritas untuk menyuarakan pesan perdamaian dan kemanusiaan melalui nada.

Komunitas Sahabat Indonesia Satu menjadi salah satu pihak yang menggaungkan peran musik sebagai bahasa universal. Musik dipandang bukan sekadar hiburan, melainkan instrumen ampuh yang mampu menembus batas perbedaan budaya, agama, hingga sekat antarnegara untuk menyatukan visi persaudaraan.

Secara historis, penetapan Hari Musik Nasional merujuk pada hari kelahiran sang maestro WR Supratman. Pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya tersebut mewariskan semangat nasionalisme yang hingga kini dinilai masih sangat relevan untuk menghadapi tantangan perpecahan di tingkat nasional maupun internasional.

Sastra Harijanto Tjondrokusumo Pendiri komunitas Sahabat Indonesia Satu menilai musik memiliki kekuatan emosional yang luar biasa dalam menjembatani latar belakang masyarakat yang beragam. Ia menyoroti bagaimana karya musik seringkali menjadi katalisator dalam penggalangan empati terhadap korban perang.

“Dalam situasi konflik global yang memanas, kita harus berani melupakan kepentingan golongan. Kepentingan bangsa perlu dinomorsatukan demi mewujudkan perdamaian di negara ini,” ujar Harry, sapaan akrabnya, Sabtu (14/3/2026).

Menurutnya, fenomena ini terlihat dari masifnya gerakan komunitas musik di tanah air yang menggelar berbagai diskusi, pertunjukan, hingga kampanye digital bertema kemanusiaan.

Fokus utamanya adalah membangkitkan kesadaran sosial bahwa setiap lirik dan melodi dapat menjadi sarana kampanye perdamaian yang efektif.

“Hari Musik Nasional diharapkan tidak berhenti pada seremoni tahunan semata. Momentum ini menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa bahwa melalui seni, harapan akan dunia yang damai dan bersatu tetap bisa dirajut,” terangnya. (saf/faz)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Sabtu, 14 Maret 2026
32o
Kurs