Irjen Pol Nanang Avianto Kapolda Jawa Timur mengatakan ribuan pemudik dari luar pulau Jawa hingga luar provinsi mulai menuju ke Jatim menggunakan berbagai moda transportasi.
Seiring dimulainya perjalanan arus mudik, Kapolda memastikan berbagai titik kedatangan pemudik di Jawa Timur sudah siap memberikan pelayanan dan pengamanan.
Berdasarkan hasil rakor Operasi Ketupat Semeru 2026 untuk pengamanan Hari Raya Idulfitri, angka pemudik yang akan menuju ke Jatim diproyeksi mencapai 24,9 juta orang.
Oleh karena itu pengecekan di sejumlah lokasi transportasi utama yang menjadi pintu masuk pemudik dari luar daerah maupun luar pulau terus dilakukan.
Nanang menyebut, sebelumnya jajaran kepolisian Polda Jatim sudah meninjau Stasiun Gubeng Surabaya bersama Jenderal Listyo Sigit Prabowo Kapolri pada Minggu (15/3/2026) kemarin.
Kemudian hari ini, Senin (16/3/2026) pengecekan dilanjutkan ke Stasiun Pasar Turi dan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.
“Dari hasil pengecekan, seluruh petugas sudah siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang akan melaksanakan mudik,” kata Nanang saat jumpa pers di pos pengamanan Kebun Binatang Surabaya (KBS).
Kapolda Jatim itu mengimbau kepada masyarakat yang melakukan perjalanan pulang kampung tetap menjaga keselamatan dan kesehatan.
Menurutnya, tujuan utama mudik adalah bersilaturahmi dengan keluarga sehingga keamanan perjalanan harus menjadi prioritas.
“Silakan masyarakat melaksanakan mudik dengan baik, tetap saling menjaga. Karena keselamatan adalah yang paling utama,” ujarnya.
Nanang memastikan pengamanan dan pelayanan sudah disiapkan untuk seluruh moda transportasi, baik darat, laut maupun udara. Personel kepolisian juga sudah digelar di berbagai titik untuk memastikan arus mudik berjalan lancar.
Untuk agenda keesokan harinya, Polda Jatim akan mengecek di sejumlah titik lain hingga mendekati Hari Raya Lebaran.
Salah satu lokasi yang akan ditinjau adalah Pelabuhan Ketapang Banyuwangi karena terdapat jalur penyeberangan menuju Bali.
Nanang menyatakan, skema pengaturan telah disiapkan, seperti menyediakan buffer zone atau kantung parkir di wilayah Bulusan dan Watu Dodol, Banyuwangi guna mengantisipasi kepadatan karena arus mudik berdekatan dengan perayaan Hari Raya Nyepi di Bali.
Selama Hari Nyepi berlangsung, aktivitas penyeberangan di Ketapang akan dihentikan sementara sesuai jadwal. Setelah itu, layanan transportasi akan kembali dibuka seperti biasa.
“Ini menjadi prioritas agar masyarakat yang akan menyeberang bisa lebih cepat. Kita juga menghormati saudara-saudara kita yang sedang menjalankan ibadah Nyepi,” tandasnya.(wld/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100
