Senin, 23 Maret 2026

Jumlah Pemudik Angkutan Umum Lebaran 2026 Naik 8,58 Persen, Kereta Api Jadi Favorit

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Kepadatan penumpang kereta api di Stasiun Banyuwangi Kota, Kamis (19/3/2026). Foto: Antara

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat jumlah pemudik yang menggunakan angkutan umum pada Lebaran 2026 mengalami peningkatan sebesar 8,58 persen, jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Tercatat kereta api jadi moda transportasi favorit dalam periode ini.

Ernita Titis Dewi Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub mengatakan, pergerakan pemudik hingga hari H Lebaran masih tinggi, namun tetap dalam kondisi terkendali.

“Pemudik dengan angkutan umum hingga hari Lebaran masih cukup tinggi, tetapi masih tetap terkendali. Moda transportasi terbanyak yang digunakan masih dengan moda kereta api,” ujar Ernita dalam keterangannya, Senin (23/3/2026) yang dikutip Antara.

Secara kumulatif, jumlah penumpang angkutan umum sejak H-8 (13 Maret) hingga hari H Lebaran (21 Maret) mencapai 10.887.584 orang. Angka ini meningkat dibandingkan periode Lebaran 2025 yang tercatat sebanyak 10.027.482 orang.

Dari sisi moda transportasi, kereta api menjadi pilihan utama masyarakat dengan total 3.349.343 penumpang atau naik 13,46 persen dari tahun sebelumnya. Disusul angkutan penyeberangan sebanyak 2.664.004 penumpang (naik 14,01 persen), angkutan udara 2.397.192 penumpang (naik 2,95 persen), dan angkutan bus 1.693.931 penumpang (naik 9,37 persen). Sementara angkutan laut tercatat sebanyak 783.114 penumpang.

Pada hari H Lebaran, Sabtu (21/3/2026), jumlah penumpang angkutan umum mencapai 873.916 orang. Rinciannya, kereta api melayani 364.649 penumpang, terdiri dari 205.335 penumpang antarkota dan 159.314 penumpang perkotaan.

Untuk angkutan udara, jumlah penumpang mencapai 206.785 orang, terdiri dari 155.675 penumpang domestik dan 51.110 penumpang internasional. Angkutan penyeberangan mencatat 177.564 penumpang, bus 103.777 penumpang, dan angkutan laut sebanyak 21.141 penumpang.

Selain itu, pergerakan kendaraan juga terpantau meningkat di sejumlah simpul transportasi. Pada hari H Lebaran, kendaraan yang keluar dari gerbang tol Jakarta mencapai 193.237 unit, sedangkan kendaraan yang masuk sebanyak 122.074 unit.

Secara total, pergerakan kendaraan keluar-masuk di gerbang tol Jabodetabek mencapai 380.753 unit, sementara di gerbang tol non-Jabodetabek sebanyak 353.546 unit.

Di jalur arteri, kendaraan yang keluar dari wilayah Jabodetabek tercatat sebanyak 601.275 unit dan yang masuk sebanyak 460.089 unit. Sementara itu, pergerakan kendaraan di jalur arteri non-Jabodetabek mencapai 607.366 unit.

Kemenhub mengingatkan masyarakat untuk mengantisipasi arus balik Lebaran yang diperkirakan mencapai puncaknya pada Selasa (24/3/2026) atau H+3.

“Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan arus balik lebih awal menghindari waktu-waktu puncak, serta mempertimbangkan alternatif jadwal perjalanan guna mengurangi kepadatan, serta memastikan perjalanan tetap aman dan nyaman,” pungkas Ernita. (ant/bil/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Senin, 23 Maret 2026
34o
Kurs