Kejuaraan Muaythai Piala Wali Kota Surabaya sekaligus Liga Muaythai Jawa Timur Seri II akan digelar pada 24–26 April 2026 di City of Tomorrow (CITO).
Ajang ini diproyeksikan diikuti ratusan atlet dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur. Selain menjadi kompetisi, kejuaraan ini juga berfungsi sebagai ajang evaluasi pembinaan atlet daerah dalam persiapan menuju tingkat nasional hingga internasional.
Hendry Lianto Ketua Pengkot Muaythai Indonesia (MI) Kota Surabaya menyebut kejuaraan ini menjadi bagian penting dari proses pembinaan atlet secara berkelanjutan.
“Event ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga bagian dari proses pembinaan. Kami berharap dari sini akan muncul atlet-atlet potensial yang bisa bersaing di level nasional bahkan internasional,” kata Hendry dalam keterangan resminya pada Senin (20/4/2026).
Ia menegaskan bahwa seluruh persiapan telah diselesaikan secara optimal untuk memastikan jalannya kompetisi berlangsung profesional dan tertib.
“Kami memastikan seluruh aspek, baik teknis maupun nonteknis, sudah siap. Mulai dari arena, perangkat pertandingan, hingga sistem pelaksanaan sudah kami koordinasikan dengan baik agar event ini berjalan lancar dan profesional,” ujarnya.
Dari sisi penyelenggaraan, panitia juga menekankan aspek keamanan dan keselamatan. Koordinasi dengan aparat keamanan, tenaga medis, serta sistem jaminan kesehatan bagi atlet melalui BPJS telah disiapkan untuk mengantisipasi potensi cedera selama pertandingan.
Sebagai bentuk apresiasi, atlet asal Surabaya yang berhasil meraih juara atau medali emas, dikabarkan akan mendapatkan hadiah uang dari Pemerintah Kota Surabaya.
“Dengan persiapan yang telah mencapai tahap akhir, kami optimistis gelaran ini dapat berjalan sukses dan melahirkan atlet-atlet berprestasi dari Jawa Timur,” tutur Hendry Lianto. (saf/ipg)










