Skema pemberangkatan jemaah haji menghadirkan layanan inovasi digital yang berbeda pada tahun 2026 dengan melakukan aktivasi kartu Nusuk di embarkasi masing-masing.
Pada tahun sebelumnya, aktivasi Nusuk dilakukan saat jemaah haji tiba di Arab Saudi. Aktivasi dilakukan di embarkasi untuk meminimalisir kendala dan jemaah bisa lebih fokus untuk beribadah.
As’adul Anam Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya mengatakan, aktivasi Nusuk berada dalam satu rangkaian administrasi ketika jemaah haji sudah tiba di Asrama Haji Surabaya.
“Proses administrasi yang sekarang ini dilakukan mulai dari akomodasi kemudian gelang, paspor dan sampai yang terakhir nanti adalah Nusuk aktivasi di sini (embarkasi),” ujar Anam di Asrama Haji Surabaya, Selasa (21/4/2026).
Untuk diketahui, sebanyak 760 jemaah haji beserta petugas dari kloter 1 dan kloter 2 asal Kabupaten Probolinggo tiba bersamaan di Asrama Haji Embarakasi Surabaya Selasa (21/4/2026) siang.
Setibanya di Embarkasi Surabaya, jemaah akan melalui proses administrasi berupa pemberian akomodasi, gelang, paspor, living cost, hingga aktivasi Nusuk.
Kloter 1 dan 2 asal Probolinggo tersebut akan memulai proses keberangkatan menuju Bandara Juanda mulai Rabu (22/4/2026) pukul 02.00 dini hari nanti.
Diketahui Embarkasi Surabaya akan melayani 43.200 jemaah haji terdiri dari 116 kloter yang berasal dari Provinsi Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara Timur (NTT). (wld/saf/faz)
NOW ON AIR SSFM 100
