Senin, 3 Agustus 2026

Iran Tetapkan Peraturan Baru, Klaim Batas Wilayah Garis Pantai di Teluk dan Selat Hormuz

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Pemandangan Bandar Abbas, kota pelabuhan utama di Teluk. Foto: Getty Images

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menetapkan aturan baru berkenaan dengan garis pantai negara tersebut di Teluk dan Selat Hormuz. Penambahan regulasi itu dikatakan atas arahan dari Mojtaba Khamenei Pemimpin Tertinggi Iran.

Pada Jumat (1/5/2026) malam waktu setempat, kantor berita Press TV di Iran mengumumkan bahwa angkatan laut militer Iran akan menguasai hampir 2.000 kilometer (sekitar 1.243 mil) garis pantai Iran di daerah tersebut.

Pengendalian wilayah perairan tersebut ditujukan untuk menjadikan perairan itu sebagai sumber mata penghidupan dan kekuatan bagi rakyat Iran, serta menjadi memberikan keamanan dan kemakmuran bagi area Teluk dan Selat Hormuz.

Dilansir dari Anadolu pada Sabtu (2/5/2026), pada saat ini masih belum diketahui mengenai detail lebih lanjut tentang kebijakan baru tersebut dari IRGC maupun otoritas Iran.

Untuk diketahui, eskalasi ketegangan konflik di Selat Hormuz dipicu oleh pembatasan dari Iran terhadap lalu lintas di wilayah perairan strategis tersebut sebagai balasan atas serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel sejak 28 Februari lalu.

Pada 8 April, pengumuman gencatan senjata diungkapkan Donald Trump Presiden AS dan disusul pembicaraan kesepakatan pada tanggal 11 hingga 12 April yang tidak membuahkan hasil apapun.

Namun pada 13 April, AS memberlakukan blokade angkatan laut di wilayah perairan Iran yang menargetkan lalu lintas maritim di jalur tersebut. (vve/saf/faz)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Senin, 3 Agustus 2026
27o
Kurs