Senin, 4 Mei 2026

10 Makanan dan Minuman Tinggi Kalori yang Bisa Picu Obesitas

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi obesitas. Foto: Pixabay

Sejumlah makanan dan minuman yang tampak biasa ternyata menyimpan kalori tinggi dari gula tambahan dan lemak tersembunyi.

Konsumsi berlebihan dalam jangka panjang berpotensi meningkatkan risiko obesitas hingga diabetes tipe 2.

Dilansir dari Health pada Minggu (3/5/2026), berikut makanan dan minuman yang perlu diwaspadai karena dapat diam-diam meningkatkan asupan kalori harian:

1. Soda
Minuman bersoda menjadi salah satu penyumbang kalori terbesar tanpa nilai gizi. Dalam satu porsi 18 ons cola terkandung sekitar 215 kalori dan lebih dari 50 gram gula tambahan.

Konsumsi rutin dikaitkan dengan peningkatan risiko obesitas, penyakit jantung, hingga perlemakan hati.

2. Permen
Permen tinggi gula namun rendah protein dan serat, sehingga mudah dikonsumsi berlebihan. Satu bungkus Skittles ukuran 62 gram mengandung 251 kalori dan hampir 47 gram gula tambahan.

Penelitian menunjukkan konsumsi gula berlebih berkorelasi dengan peningkatan berat badan dan lingkar pinggang.

3. Minuman Kopi Kekinian
Kopi murni memang bermanfaat, tetapi minuman seperti frappuccino atau latte sering mengandung gula tinggi. Kebiasaan ini dapat memicu lonjakan gula darah dan penambahan berat badan.

4. Smoothie dan Protein Shake
Meski terlihat sehat, banyak smoothie siap saji mengandung gula tambahan tinggi. Bahkan smoothieukuran besar bisa mengandung hingga 450 kalori dan 91 gram gula.

5. Pastry dan Bagel
Makanan berbasis tepung olahan ini disebut rendah serat dan protein. Donat seperti Dunkin’ Donuts varian tertentu mengandung hingga 460 kalori dan 34 gram gula. Diet tinggi karbohidrat olahan diketahui meningkatkan risiko obesitas dan diabetes.

6. Minuman Energi
Minuman energi mengandung kafein dan gula tinggi. Satu kaleng energy drink ukuran 473 ml mengandung 260 kalori dan 63 gram gula tambahan.

Konsumsi berlebihan dapat memicu gangguan kesehatan, termasuk kecemasan dan gangguan jantung.

7. Makanan Cepat Saji
Menu di fast food dapat mengandung hingga 1.390 kalori dalam satu paket makan. Kandungan tinggi garam, gula, dan lemak menjadikannya faktor risiko penyakit kronis.

8. Keripik dan Camilan Ringan
Makanan ringan seperti keripik mudah dikonsumsi dalam jumlah besar karena rendah protein dan serat. Produk ultra-proses ini dikaitkan dengan peningkatan risiko obesitas.

9. Pemanis dan Saus
Gula, madu, serta saus seperti mayones atau salad dressing dapat menambah kalori secara signifikan. Dua sendok makan madu saja mengandung sekitar 127 kalori.

10. Frozen Yogurt
Sering dianggap lebih sehat dari es krim, namun tambahan topping seperti permen dan saus manis bisa membuat total kalori melonjak.

Para ahli menyarankan untuk lebih cermat membaca kandungan gizi serta mengontrol porsi makan. Mengganti minuman manis dengan air putih atau memilih camilan tinggi protein dan serat dapat membantu menjaga berat badan tetap ideal. (saf/ham)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Gudang di Jalan Jawar Surabaya

Perbaikan Pipa PDAM Bocor di Jemursari

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Surabaya
Senin, 4 Mei 2026
29o
Kurs