Rabu, 17 Juni 2026

Piala Dunia 2026: Messi Hat-trick dan Pecahkan Rekor saat Argentina Bungkam Aljazair

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Lionel Messi mencetak hat-trick saat Argentina menang 3-0 atas Aljazair pada Selasa (16/6/2026) malam waktu setempat. Foto: Reuters

Lionel Messi mengawali Piala Dunia 2026 dengan cara yang spektakuler. Penyerang veteran itu mencetak hat-trick perdana sepanjang kariernya di ajang Piala Dunia, sekaligus membawa Argentina mengalahkan Aljazair 3-0 dalam laga pembuka fase grup.

Kemenangan di Kansas City pada Selasa (16/6/2026) waktu setempat, menjadi awal positif bagi Argentina yang datang sebagai juara bertahan.

Selain itu, Messi juga mencatat sejarah dengan tampil untuk keenam kalinya di putaran final Piala Dunia, sebuah rekor yang semakin menegaskan statusnya sebagai salah satu pemain terbesar sepanjang masa.

Messi sebenarnya sempat menggetarkan gawang Aljazair pada menit kedelapan melalui penyelesaian jarak dekat. Namun gol tersebut dianulir karena posisi offside.

Gol yang ditunggu akhirnya lahir tak lama kemudian. Aksi khas Messi dengan menggiring bola melewati beberapa pemain lawan diakhiri tendangan keras kaki kiri dari tepi kotak penalti yang gagal diantisipasi Luca Zidane kiper Aljazair.

Keunggulan Argentina bertambah pada menit ke-60. Messi dengan mudah menyambar bola muntah hasil tepisan kiper setelah tendangan Alexis Mac Allister untuk mencatatkan gol keduanya dalam pertandingan tersebut.

Momen paling bersejarah hadir pada menit ke-76. Messi melepaskan tembakan rendah dari luar kotak penalti yang kembali bersarang di gawang Aljazair dan melengkapi hattrick pertamanya di panggung Piala Dunia.

Gol ketiga tersebut juga membuat Messi menyamai catatan 16 gol Piala Dunia milik Miroslav Klose legenda Jerman, sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen.

Tiga menit setelah mencetak gol ketiganya, Messi ditarik keluar lapangan dan mendapat sambutan meriah dari para penonton. Meski demikian, ekspresi sang megabintang menunjukkan ia masih ingin melanjutkan permainan sebelum akhirnya diistirahatkan.

Di sisi lain, Aljazair yang berstatus juara Piala Afrika 2019 gagal memberikan perlawanan berarti. Mereka sebenarnya sempat mencetak gol melalui Fares Chaibi pada menit kesembilan, tetapi juga dianulir karena offside. (saf/ipg)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi Diujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Rabu, 17 Juni 2026
32o
Kurs