Manchester United berhasil mengamankan sebagian besar lahan yang dibutuhkan untuk proyek stadion baru berkapasitas 100.000 penonton.
Langkah ini menjadi bagian krusial dalam visi jangka panjang klub untuk mentransformasi kawasan Old Trafford menjadi destinasi olahraga dan hiburan kelas dunia.
Stadion baru yang dirancang menjadi arena olahraga terbesar di Inggris itu akan dibangun di lahan seluas 25 acre (sekitar 10,12 hektare) yang berlokasi sekitar 350 meter di sebelah barat laut stadion Old Trafford saat ini.
Lahan tersebut diperoleh Manchester United dari Indurent, penyedia ruang industri terkemuka yang merupakan bagian dari portofolio investasi Blackstone.
Pembangunan stadion baru tidak hanya menjadi proyek infrastruktur olahraga, tetapi juga diharapkan menjadi penggerak utama regenerasi kawasan Old Trafford.
Proyek pengembangan seluas 370 acre itu diproyeksikan menghadirkan sekitar 15.000 unit rumah baru, termasuk hunian terjangkau, menciptakan 48.000 lapangan pekerjaan di tingkat lokal dan lebih dari 90.000 pekerjaan secara nasional.
Selain itu, proyek tersebut diperkirakan mampu memberikan kontribusi ekonomi lebih dari 7 miliar poundsterling per tahun bagi perekonomian Inggris.
Manchester United menyatakan akan menjalin komunikasi langsung dengan para pelaku usaha yang terdampak pembangunan stadion guna mendukung proses transisi selama proyek berlangsung.
Collette Roche CEO Manchester United New Stadium Development menyebut pencapaian ini sebagai kemajuan signifikan menuju pembangunan markas baru klub yang berstandar dunia.
“Berita hari ini menyoroti kemajuan yang sedang kami capai menuju terwujudnya markas baru berkelas dunia bagi Manchester United, dan merupakan tonggak penting saat kami memasuki tahap pengembangan berikutnya,” ujar Roche dalam laman resmi klub, Senin (22/6/2026).
Menurutnya, lokasi stadion yang tetap berada dekat dengan Old Trafford memungkinkan klub mempertahankan warisan sejarah, tradisi, dan pengalaman khas yang selama ini menjadi identitas Manchester United.
“Kemampuan untuk membangun stadion begitu dekat dengan Old Trafford memungkinkan kami mempertahankan warisan, tradisi, dan ritual yang sangat penting bagi para penggemar kami. Kami berkomitmen untuk membangun stadion kelas dunia bersama para pendukung kami, bukan hanya untuk mereka, dengan suasana, keterjangkauan, dan aksesibilitas sebagai inti dari pemikiran kami,” katanya.
Roche menegaskan bahwa proyek stadion baru ini merupakan peluang besar lintas generasi yang sejalan dengan agenda pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal maupun nasional.
“Ini adalah peluang lintas generasi yang sepenuhnya selaras dengan ambisi pertumbuhan, baik di tingkat lokal maupun nasional. Mengamankan lahan yang tepat untuk markas baru kami merupakan hal yang sangat krusial, dan lahan yang telah kami peroleh memberi kami fondasi untuk mewujudkan stadion yang benar-benar berkelas dunia—yang menghormati masa lalu kami sekaligus siap menyongsong masa depan kami,” lanjutnya.
Dalam proses perencanaan, Manchester United juga bekerja sama dengan Trafford Council dan Old Trafford Regeneration Mayoral Development Corporation (OTRMDC).
Kolaborasi ini dilakukan untuk memastikan pembangunan stadion terintegrasi dengan strategi regenerasi kawasan Old Trafford secara keseluruhan, termasuk aspek konektivitas dan pengalaman pendukung saat menghadiri pertandingan.
OTRMDC dijadwalkan mempublikasikan visi resmi regenerasi Old Trafford pada 9 Juli mendatang. Pada kesempatan itu, detail lebih lanjut mengenai lokasi stadion baru serta tahapan konsultasi publik juga akan diumumkan. (saf/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100

