Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) mengelola Dana Abadi Bidang Pendidikan senilai Rp180,81 triliun per 31 Mei 2026.
Yon Arsal Direktur Utama LPDP mengatakan, dana itu menjadi fondasi keberlanjutan investasi pemerintah dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) Indonesia.
“Nah kalau kita lihat dana abadi itu dibagi atas lima kelompok. Kelompok pertama adalah kelompok dana abadi pendidikan, termasuk di dalamnya dana abadi pesantren totalnya kurang lebih Rp148 triliun. Kemudian pendidikan kedua itu adalah Sekolah Unggulan Garuda ada dana abadi Rp1,7 triliun dan dana abadi penelitian Rp14 triliun kurang lebih. Perguruan tinggi ini dana untuk top up ataupun kepadanan dari dana abadi yang sudah ada di perguruan tinggi, ada lokasi kita Rp11 triliun dan dana abadi kebudayaan Rp6 triliun,” jelas Yon Arsal di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (29/6/2026).
Katanya, antusiasme masyarakat terhadap Beasiswa LPDP terus meningkat. Pada penyelenggaraan Seleksi Beasiswa LPDP Tahap I Tahun 2026, sebanyak 2.753 peserta dinyatakan lulus seleksi substansi dari total pendaftar sebesar 32.794 peserta, dan akan melanjutkan proses persiapan studi menuju berbagai perguruan tinggi di dalam maupun luar negeri.
“Capaian tersebut melanjutkan tren peningkatan minat masyarakat terhadap program beasiswa LPDP sebesar 33,22 persen dibandingkan tahun 2025,” katanya.
Secara keseluruhan, LPDP telah membiayai 98.409 penerima beasiswa program degree melalui berbagai skema, termasuk program yang dijalankan bersama kementerian dan lembaga. Di luar itu, lebih dari 586 ribu peserta mengikuti program non-degree yang didanai LPDP.
Sejak mulai beroperasi pada 2013 hingga Mei 2026, LPDP telah melahirkan 58.749 penerima Beasiswa LPDP untuk jenjang magister, doktor, dokter spesialis, hingga program non-gelar.
“Dari jumlah tersebut, 34.334 orang telah menjadi alumni, sementara 18.728 orang masih menjalani studi di berbagai perguruan tinggi dalam dan luar negeri,” ujarnya.
Besarnya dana yang dikelola LPDP juga diiringi dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap program beasiswa pemerintah. Pada seleksi Beasiswa LPDP Tahap I 2026, jumlah pendaftar mencapai 32.794 orang, meningkat 33,22 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Namun, hanya 2.753 peserta yang lolos seleksi substansi dan berhak melanjutkan ke tahap persiapan studi di berbagai perguruan tinggi dalam maupun luar negeri. Angka tersebut menunjukkan tingkat persaingan yang masih ketat di tengah tingginya animo pendaftar.
Yon Arsal menegaskan beasiswa LPDP dibiayai menggunakan dana publik. Karena itu, penerima beasiswa diharapkan kembali dan berkontribusi bagi pembangunan nasional melalui kompetensi yang diperoleh selama menempuh pendidikan. (lea/saf/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100

