Rabu, 1 Juli 2026

Iran Tolak Negosiasi Final dengan AS Sebelum Ketentuan MoU Dipenuhi

Laporan oleh Wildan Pratama
Bagikan
Bendera As- Iran. Foto: iStock

Mohammad Baqer Qalibaf Ketua Parlemen Iran menegaskan, Pemerintah Iran tidak akan memulai negosiasi terkait kesepakatan final dengan Amerika Serikat (AS).

Iran baru akan membahas negoisasi apabila butir-butir dalam nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) perdamaian yang baru-baru ini ditandatangani oleh kedua pihak telah diimplementasikan.

Qalibaf yang juga menjabat sebagai ketua tim negosiasi Iran menyampaikan pernyataan tersebut dalam sebuah wawancara dengan stasiun televisi milik Pemerintah Iran IRIB TV saat memaparkan perkembangan terkini mengenai implementasi MoU perdamaian dan perundingan dengan AS yang dikutip dari Antara, Rabu (1/7/2026)

Dia menyebutkan, kunjungan perwakilan Iran ke Swiss baru-baru ini bertujuan untuk melaksanakan ketentuan-ketentuan MoU guna mengakhiri perang di semua front, termasuk di Lebanon, mencabut blokade laut AS, membuka kembali Selat Hormuz, menerbitkan pengecualian (waiver) AS untuk ekspor minyak mentah Iran, serta mencairkan aset-aset Iran yang dibekukan.

Qalibaf menegaskan, jika kelima butir pendahuluan ini tidak dipenuhi, implementasi butir-butir lainnya tidak akan dimulai.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Rabu, 1 Juli 2026
28o
Kurs