Empat Lurah Wanita di Surabaya Dimutasi Jadi Kasi Usai Tak Direstui Suami
Jumat, 10 Juli 2026 | 17:35 WIB
Situasi tempat kejadian kereta api tertemper truk di perlintasan sebidang resmi terjaga (JPL 103) KM 126+428 pada petak jalan Bagor–Saradan, Kabupaten Nganjuk hari ini, Kamis (9/7/2026) pukul 14.34 WIB. Foto: KAI Daop 7 Madiun
KAI Daop 7 Madiun menunggu hasil investigasi truk tertemper kereta api di Nganjuk kemarin, Kamis (9/7/2026).
Tohari Manager Humas Daop 7 Madiun menyebut, proses investigasi bersama pihak berwenang masih berlangsung.
“Proses investigasi masih berlangsung bersama pihak berwenang,” katanya dalam keterangan resmi, Jumat (10/7/2026).
Ia memastikan hasil investigasi akan dipakai sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan masyarakat.
“Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa keselamatan di perlintasan sebidang merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kepatuhan, kewaspadaan, dan kepedulian seluruh pengguna jalan,” tutup Tohari.