Sabtu, 17 Oktober 2026

Iran: Selat Hormuz Masih Ditutup Sampai AS Terima Persyaratan

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Kapal kargo komersial dan kapal tanker minyak mentah berlabuh di Teluk Oman untuk melintasi Selat Hormuz yang krusial. Foto: Antara/Anadolu

Iran mengatakan pada Kamis (16/7/2026) bahwa Selat Hormuz akan tetap ditutup sampai Amerika Serikat (AS) menerima syarat-syarat Teheran untuk membuka kembali jalur perairan strategis tersebut.

Melansir kantor berita Mehr News Agency yang dikutip dari Antara, Mohammad Akrami-Nia Juru Bicara Angkatan Darat Iran mengatakan bahwa kendali atas selat tersebut harus berada di bawah otoritas Iran sebelum dibuka kembali.

Akrami-Nia mengatakan Washington harus mematuhi ketentuan dalam kesepakatan kerangka perdamaian bulan lalu, menghentikan apa yang disebutnya sebagai tindakan bermusuhan, dan menerima aturan Iran yang mengatur Selat Hormuz.

Ia mengatakan bahwa aksi militer AS yang terus berlanjut tidak akan memaksa Iran untuk membuka kembali jalur perairan tersebut.

Pernyataan tersebut muncul setelah gelombang baru ledakan dilaporkan terjadi di beberapa kota di Iran, seiring Komando Pusat Militer Amerika Serikat (CENTCOM) mengumumkan serangan tambahan terhadap negara itu.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Sabtu, 17 Oktober 2026
27o
Kurs