Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya memastikan kebakaran mobil di parkiran ruang bawah tanah (rubana) atau basement Apartemen Trillium bukan kendaraan listrik seperti yang disampaikan security sebelumnya.
Ardian, petugas pemadam, menyebut, mobil yang terbakar tipe LCGC warna putih.
“Bukan listrik, kalau listrik enggak bisa dipadamkan pakai air,” katanya ditemui suarasurabaya.net di lokasi, Jumat (24/7/2026).
Api pokok sudah padam, namun hingga pukul 18.30 WIB pembasahan masih terus dilakukan karena suhu di basement masih sangat panas.
“Suhunya 33 derajat, normalnya harusnya 29-30 derajat,” ungkapnya.
Personel pemadam dengan bantuan tabung oksigen terus ditambah untuk melakukan pembasahan di basement dengan jarak panjang terbatas 1 meter.
“Jarak pandang hanya 1 meter. Tapi sekarang sudah dibantu exhaust fan juga,” tuturnya.
Di lokasi, katanya, ada sekitar 15 unit mobil pemadam yang diterjunkan. Pembasahan akan terus dilakukan sampai suhu normal.
BACA JUGA: Mobil Listrik Terbakar di Basement Apartemen Trillium Surabaya
Sebelumnya, petugas Command Center Kota Surabaya membenarkan ada kebakaran di basement Apartemen Trilium.
“Info sementara yang terbakar mobil listrik. Saat ini masih proses penanganan. Saat ini proses pengeluaran asap menggunakan blower rescue,” tulis petugas Command Center Kota Surabaya kepada Radio Suara Surabaya pada pukul 17.19 WIB.
Kemudian, security apartemen juga mengatakan sebuah mobil listrik terbakar di lantai dua basement.
“Kebakaran setengah lima kami mau memadamkan sudah banyak asapnya di bawah. Memang mobil listrik. Dua lantai di bawah dasar. Mobil dalam posisi mati,” ungkap security tersebut.
Menurutnya, kebakaran diketahui awal setelah ada alarm dari hydrant dan terpantau kamera CCTV.
“Kami coba turun tapi karena asap sudah pekat akhirnya gak bisa masuk,” tuturnya.(lta/wld/iss)

NOW ON AIR SSFM 100

