Sampel menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga menjadi penyebab keracunan 567 santri serta pelajar di Kabupaten Sidoarjo mulai dilakukan pemeriksaan oleh Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polri.
Kombes Jules Abraham Abast Kabid Humas Polda Jawa Timur membenarkan bahwa pengambilan sampel tersebut untuk kepentingan pemeriksaan.
“Benar, berdasarkan informasi, telah ada Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polri untuk melakukan pemeriksaan terkait peristiwa dugaan keracunan makanan yang terjadi di Sidoarjo pada 1 September 2026,” ujar Jules, dikonfirmasi, Rabu (2/9/2026).
Uji laboratorium tersebut untuk mengungkap secara ilmiah proses terjadinya keracunan yang diderita oleh para koran.
“Pemeriksaan Labfor tersebut merupakan bagian dari proses untuk mengetahui secara ilmiah penyebab kejadian tersebut,” jelasnya.

NOW ON AIR SSFM 100

