Minggu, 6 September 2026

Persebaya Tempuh Perjalanan Laut-Darat ke Surabaya, Francisco Rivera Ungkap Pengalaman Baru

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Skuad Persebaya Surabaya menaiki kapal feri untuk menyeberang dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak pada Minggu (6/9/2026). Foto: Media Persebaya

Francisco Rivera kapten tim Persebaya Surabaya mengaku mendapat pengalaman baru setelah harus menempuh perjalanan menuju Surabaya menggunakan kapal laut. Perjalanan tersebut dilakukan setelah penerbangan tim dari Bandar Lampung ke Surabaya dibatalkan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

Rivera mengatakan bahwa perjalanan kali ini membuat dirinya memahami perjuangan para suporter yang menempuh perjalanan jauh untuk memberikan dukungan langsung kepada Persebaya.

“Ya, ini pengalaman baru melakukan perjalanan seperti ini menuju Surabaya. Kami jadi bisa memahami bagaimana para penggemar menempuh perjalanan serupa untuk mendukung kami,” kata Rivera pada Minggu (6/9/2026).

Pemain asal Meksiko itu menyebut bahwa perjalanan menggunakan kapal menjadi pengalaman pertamanya menuju Surabaya. Sebelumnya, rombongan Persebaya lebih dulu menempuh perjalanan menggunakan bus dari hotel tempat mereka menginap menuju Pelabuhan Bakauheni.

“Kami berharap semuanya berjalan lancar dan kami bisa segera tiba di Surabaya,” tutur Rivera.

Skuad Persebaya Surabaya menaiki kapal feri untuk menyeberang dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak pada Minggu (6/9/2026). Foto: Media Persebaya

Sebelumnya, erupsi Gunung Anak Krakatau memberikan dampak kepada tim Persebaya Surabaya. Skuad Bajul Ijo harus menempuh perjalanan laut hingga darat untuk pulang ke Kota Pahlawan.

Tim asuhan Bernardo Tavares itu baru saja menuntaskan pertandingan melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Sabtu (5/9/2026). Pertandingan ini berakhir dengan skor imbang 1-1.

Menurut jadwal, Persebaya seharusnya pulang ke Surabaya pada Minggu (6/9/2026) hari ini melalui perjalanan udara. Sayangnya, erupsi Gunung Anak Krakatau pada Minggu dini hari, membuat penerbangan dibatalkan.

“Kami seharusnya terbang dari lampung 07.50. Namun kami mendapat info bahwa penerbangan batal jam 03.00 pagi tadi,” ujar Sidiq Maulana Tualeka manajer Persebaya kepada suarasurabaya.net, Minggu pagi.

Sebagai respons atas pembatalan penerbangan itu Persebaya memutuskan melakukan perjalanan estafet darat dan laut untuk pulang ke Surabaya. Tim Persebaya melakukan perjalanan darat dari hotel tempat mereka menginap di Bandar Lampung, menuju ke Pelabuhan Bakauheni.

Selanjutnya, dari pelabuhan Bakauheni tim Persebaya akan menyeberang menggunakan kapal feri ke Pelabuhan Merak di Cilegon Banten.

“Saat ini kami sudah berada di atas kapal. Masih terdapat debu vulkanik di Pelabuhan Bakauheni,” ujar Alex sapaan akrab Sidiq Maulana Tualeka.

Nantinya, sesampainya di Pelabuhan Merak, Persebaya akan melanjutkan perjalanan darat menuju Jakarta. Dari ibu kota, Persebaya akan menaiki kereta untuk pulang ke Surabaya. Akan tetapi, jika Persebaya tidak mendapatkan tiket kereta api, maka perjalanan akan ditempuh menggunakan bus menuju Surabaya. (saf/iss)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Minggu, 6 September 2026
33o
Kurs