PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) kembali menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang terdampak akibat insiden alat pancang pada pekerjaan perkuatan lereng di Jalan Tol Surabaya-Gempol KM 8+800 B arah Perak pada Jumat (18/9/2026) pukul 15.18 WIB.
Agni Mayvinna Senior Manager Representative Office 3 PT Jasamarga Transjawa Tol menyampaikan hasil mitigasi bahwa pada saat kejadian, bagian alat pancang masuk hingga menutup 2 lajur Jalan H.R. Muhammad, 1 lajur masih dapat dilalui pengguna jalan.
“JTT menyadari kejadian tersebut berdampak terhadap kelancaran lalu lintas, selanjutnya JTT melakukan langkah cepat berkoordinasi dengan Kepolisian membuka 2 lajur untuk mengurai kepadatan di sekitar lokasi kejadian pukul 16.10 WIB,” ungkap Agni.
Sedangkan upaya percepatan penanganan dampak lainnya, JTT berkoordinasi dengan PLN untuk menghubungkan kembali jaringan kelistrikan di sekitar area yang sempat padam. Hasil koordinasi yang intens, pada pukul 19.08 WIB, jaringan listrik sudah kembali berfungsi normal.
Agni menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak, media dan masyarakat Surabaya.

NOW ON AIR SSFM 100

