Manchester City dilaporkan telah dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan pelanggaran aturan keuangan Premier League. Namun, sanksi terhadap klub belum diputuskan dan City diperkirakan akan mengajukan banding.
Menurut laporan The Athletic yang mengutip sumber anonim, putusan tersebut berkaitan dengan dugaan pelanggaran keuangan City selama periode 2009–2018. Premier League pertama kali mengajukan dakwaan pada Februari 2023, setelah melakukan penyelidikan selama empat tahun.
City dituduh tidak memberikan informasi keuangan yang akurat, termasuk rincian pembayaran kepada pemain dan pelatih. Klub juga didakwa melanggar aturan Financial Fair Play (FFP) UEFA serta aturan profitabilitas dan keberlanjutan Premier League.
Menanggapi laporan tersebut, juru bicara Manchester City menegaskan bahwa proses hukum masih berlangsung dan sejumlah tahapan penting belum diselesaikan.
“Proses Premier League masih berlangsung, dengan sejumlah tahapan penting yang belum diselesaikan, serta terikat aturan kerahasiaan yang ketat,” kata juru bicara City kepada The Athletic, Sabtu (26/9/2026).

NOW ON AIR SSFM 100

