Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Jawa Timur memprakirakan sebagian besar wilayah Jatim mengalami kemunduran datangnya musim hujan yang baru terjadi pada Desember 2026.
Anung Suprayitno Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Jawa Timur menjelaskan, faktor utama yang memicu mundurnya awal musim hujan dipengaruhi oleh menguatnya fenomena El Nino.
Berdasarkan analisa BMKG, sebanyak 68 dari 74 Zona Musim (ZOM) di Jawa Timur atau sekitar 90,6 persen wilayah diprediksi baru memasuki musim hujan pada Desember.
Namun juga terdapat sembilan ZOM atau sekitar 11,8 persen luas daratan yang awal musim hujannya mundur lebih dari dua bulan dari kondisi normal. Wilayah tersebut meliputi Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Malang, Lumajang, dan Jember.
“Kalau split tiga bulan, Jawa Timur sendiri awal musim hujan di bulan November hanya sebagian kecil saja yang akan memasuki musim hujan,” kata Anung saat konferensi pers secara daring pada Selasa (29/9/2026).

NOW ON AIR SSFM 100

