Kegiatan ISOPLUS Marathon di Kota Surabaya menghasilkan perputaran aktivitas ekonomi sebanyak Rp74,78 miliar selama tiga hari pelaksanaan.
Perhitungan tersebut berdasarkan hasil penelitian Lembaga Penelitian dan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (LPEP FEB Unair) yang mengolah data primer dan sekunder menggunakan analisis input-output.
Atik Purmiyati Kepala Bidang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat LPEP FEB Unair mengatakan, aktivitas ekonomi tersebut tersebar di sejumlah sektor, mulai dari perdagangan, jasa, pariwisata hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Dari total perputaran tersebut, kegiatan ISOPLUS Marathon diperkirakan memberikan kontribusi sebesar Rp41,42 miliar terhadap perekonomian Kota Surabaya.
“Jadi di sini adanya multiplier effect kepada masyarakat Surabaya, terutama dia yang bekerja pada sektor-sektor yang dikaitkan dengan kegiatan marathon,” katanya dalam konferensi pers di Balai Kota Surabaya, Minggu (4/10/2026).

NOW ON AIR SSFM 100

