Ledakan tabung gas LPG 50 kilogram dari rumah toko (ruko) tempat makan Nasi Tempong Sri Dewi San Antonio juga berdampak terhadap kerusakan rumah warga dengan radius 50 meter.
Pantauan suarasurabaya.net, perumahan warga yang berada tepat di belakang bangunan ruko tersebut mengalami kerusakan rata-rata bagian genting dan kaca.
Candra Wi pemilik rumah di Blok N5 menyebut, akibat ledakan, genting dan plafon terasnya ambrol.
Bertepatan dengan itu, ia mendengar ledakan amat keras sekitar pukul 07.00 WIB lalu dibarengi genting berjatuhan.
“Kencang betul (ledakannya),” ungkapnya.
Beruntung ia tidak luka karena berada di dalam rumah. Namun dua mobil miliknya yang terparkir di garasi dekat deras, rusak ringan.
Sementara Kevin Nataniel warga pemilik rumah di depan Candra Wi menyebut juga mendengar ledakan keras lalu kejatuhan plafon di kamar atas tempatnya berada.
“Terus orang tua saya lagi di lantai bawah. Kacanya pecah semua, terus plafon banyak banyak roboh dan gentengnya juga melorot kena mobil ini pecah,” ungkapnya.
Selain kamar, sejumlah area lain, kaca depan dan belakang rumah, serta pintu jebol. Sesaat sebelum sejumlah material rumahnya ambruk, sempat merasakan getaran. (lta/iss/faz)

NOW ON AIR SSFM 100

