Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur menyiapkan layanan kesehatan jiwa yang bersifat promotif dan preventif untuk menjawab tantangan kesehatan mental di kalangan remaja dan anak sekolah. Layanan ini bernama Sehati Jatim, bagian dari program Mental Wellness and Happiness Service (MWHS) di bawah inovasi Jatim Sehat.
Cicik Swi Antika Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kabid Kesmas) Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, mengatakan isu kesehatan mental remaja merupakan tantangan besar yang dipengaruhi tekanan prestasi dan penggunaan media sosial.
“Kalau terkait kesehatan mental, terutama di remaja, anak-anak sekolah, ini memang tantangan luar biasa. Sekarang tuntutan prestasi luar biasa, media sosial juga luar biasa,” ujar Cicik dalam Talkshow “Merawat Bumi Majapahit” di Radio Suara Surabaya, Selasa (6/10/2026).
Untuk menjawab tantangan tersebut, Jawa Timur memiliki program MWHS, yang merupakan inovasi dari Ibu Gubernur dalam Jatim Sehat. Program ini menyediakan sentra layanan kesehatan jiwa dengan fokus utama pada upaya promotif dan preventif.
“Kita menyediakan sentra layanan kesehatan jiwa yang sifatnya utamanya promotif dan preventif,” jelasnya.
Hingga 2029, Pemprov Jatim menargetkan terbentuk lima sentra layanan yang masing-masing mewakili satu Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil).
Saat ini, sentra layanan yang diluncurkan pada akhir 2025, yakni Sehati Jatim, berada di Rumah Sakit Jiwa Menur. Layanan ini juga dapat diakses secara daring. Di sana tersedia psikolog klinis beserta sejumlah tenaga pendukung.
Cicik menekankan, masyarakat tidak perlu menunggu hingga mengalami depresi untuk mencari bantuan. Sehati Jatim disiapkan sebagai pintu awal bagi siapa pun yang merasa emosinya mulai tidak terkendali dan membutuhkan tempat bercerita.
“Jadi tidak usah khawatir, bisa langsung datang atau telepon,” katanya.
Masyarakat juga dapat menghubungi hotline layanan tersebut di nomor 085702056526.
Cicik menjelaskan hotline Sehati Jatim juga dapat menjadi pintu masuk awal laporan korban kekerasan.
“Tapi mungkin hotline ini bisa menjadi pintu masuk, dan nanti akan kita hubungkan ke mana yang mereka butuhkan,” tuturnya.(iss/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

