Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Selasa, 6 Oktober 2026 | 22:08 WIB
Korban ledakan tabung gas LPG dibawa menuju ke RSUD Dr. Soetomo dari RSUD Haji, Sukolilo, Surabaya, Selasa (6/10/2026). Foto: Risky suarasurabaya.net
Lima korban ledakan akibat kebocoran pipa gas LPG 50 kilogram di kawasan pertokoan San Antonio, Pakuwon City, Surabaya, masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Selain mengalami luka bakar, para korban diduga mengalami gangguan pernapasan akibat paparan asap panas maupun gas beracun saat ledakan terjadi.
Masrur Kepala Tim Hukum dan Humas RSUD Haji Surabaya mengatakan, dua korban yang dirawat di ICU RSUD Haji Surabaya mengalami luka bakar masing-masing 16 persen dan 31 persen. Keduanya telah menjalani operasi pada Selasa (6/10/2026) sore.
“Nama tidak boleh menyampaikan,” katanya pada Rabu (7/10/2026).
Ia menyebut bahwa kondisi pasien stabil, namun perlu pengawasan ketat di ICU karena berpotensi mengalami gangguan pernapasan.







