Pemerintah dan DPR Sepakati Biaya Haji 2027, Jemaah Cukup Bayar Pelunasan Rp23 Juta
Rabu, 7 Oktober 2026 | 19:10 WIB
Puluhan ruko San Antonio, Pakuwon City, Surabaya, rusak akibat ledakan di RM Nasi Tempong Sri Dewi, Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 07.42 WIB. Foto: Meilita suarasurabaya.net
Sampai hari ini, Rabu (7/10/2026), pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait ledakan gas elpiji yang terjadi di Kawasan Pakuwon City, Selasa (6/10/2026) kemarin.
AKBP David Manurung Kasatreskrim Polrestabes Surabaya menerangkan, polisi masih melakukan penyelidikan terkait temuan setelah proses oleh tempat kejadian (TKP).
“Untuk dugaan ledakan, saat ini masih sedang dalam tahap penyelidikan,” katanya, dikonfirmasi suarasurabaya.net. Rabu (7/10/2026).
Selain itu, Satreskrim Polrestabes Surabaya juga masih menunggu hasil dari Bidlabfor Polda Jatim, terkait peristiwa ledakan elpiji tersebut.
“Untuk labfor, kami masih menunggu hasilnya dan akan kami update kembali perkembangannya,” tambahnya singkat.