Puan Maharani Ketua DPR RI menekankan bahwa demokrasi tidak cukup hanya memberi hak pilih kepada rakyat. Menurutnya, demokrasi harus mampu memberdayakan rakyat untuk mengubah kehidupan mereka.
Pandangan itu disampaikan Puan saat menghadiri Sidang Umum Inter-Parliamentary Union (IPU) ke-153 di Arusha, Tanzania, Kamis (8/10/2026). Forum parlemen dunia itu mengangkat tema “Meningkatkan Tata Kelola yang Baik dan Memberdayakan Masyarakat melalui Inklusivitas, Kepercayaan, dan Peluang bagi Semua”.
“Demokrasi harus memberdayakan rakyat untuk mengubah kehidupan mereka. Pembangunan tidaklah cukup jika hanya menghasilkan pertumbuhan, pembangunan harus memperluas peluang, mengurangi ketimpangan, dan mewujudkan kemakmuran bersama,” papar Puan dalam keterangannya.
Ketua DPR RI itu mengatakan, tolok ukur tata kelola pemerintahan yang baik pada akhirnya harus dilihat dari sejauh mana suara rakyat didengar, hak mereka dilindungi, kekuasaan tunduk pada pengawasan, serta rakyat memiliki kesempatan yang adil untuk memperbaiki kehidupannya.
“Apakah suara rakyat didengar, apakah hak-hak mereka dilindungi, dan apakah kekuasaan tunduk pada pengawasan? Apakah rakyat memiliki kesempatan yang adil untuk memperbaiki kehidupan mereka, dan apakah bangsa ini memiliki kedaulatan untuk menentukan masa depannya sendiri?” urainya.
NOW ON AIR SSFM 100

