Jumat, 9 Oktober 2026

KSAD Sebut Rumah Dinas TNI AD Jadi Tempat Judol Sangat Memalukan

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Foto: Antara

Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Kepala Staf TNI AD (KSAD) menyebut kasus penggunaan rumah dinas TNI AD sebagai tempat operasional judi online (judol), sebagai peristiwa yang sangat memalukan bagi institusi.

“Ini justru hal yang sangat memalukan buat kami,” kata Maruli di Mabes TNI AD, Jakarta Pusat, Jumat (9/10/2026) dikutip Antara.

Maruli menegaskan TNI AD menolak seluruh aktivitas yang berkaitan dengan judol. Ia memastikan fasilitas di lingkungan TNI AD tidak boleh digunakan untuk kegiatan ilegal.

Kasus itu terungkap di salah satu rumah dinas di Komplek Perumahan Angkatan Darat (KPAD) Cijantung, Jakarta Timur, pada Minggu (4/10/2026).

Dari lokasi tersebut, petugas mengamankan 11 warga sipil yang terdiri dari enam laki-laki dan lima perempuan. Mereka dibawa ke Detasemen Polisi Militer (Denpom) untuk menjalani pemeriksaan. Petugas juga menyita sejumlah barang bukti, di antaranya 32 unit komputer, 14 telepon seluler, dan sembilan KTP.

Dalam kasus ini, Pomdam Jaya sudah menahan satu prajurit TNI AD yang diduga menyewakan rumah dinas tersebut kepada warga sipil. “Dia anggota Garnisun. Pasti kita tindak tegas,” tegas Maruli.

Maruli memastikan TNI AD akan memberikan sanksi tegas jika prajurit tersebut terbukti terlibat. Ia juga menegaskan tidak akan melindungi oknum prajurit yang terlibat dalam aktivitas ilegal. “Kita pastikan nggak mungkinlah kita melindungi oknum prajurit yang seperti itu,” tegas Maruli.

Adapun Prajurit yang ditahan itu diketahui bernama Letkol Inf. Arman, Kepala Seksi Intelijen Garnisun Tetap (Kasi Intel Gartap) 1/Jakarta. Mayjen TNI Muhammad Nas Kapuspen TNI mengatakan, prajurit tersebut saat ini ditahan di Pomdam Jaya untuk menjalani pemeriksaan.

“Rumah dinas itu ditempati oleh yang bersangkutan dan saat ini dia sudah ditahan dalam rangka pemeriksaan di Pomdam Jaya,” kata Nas.

Nas menyebut Pomdam Jaya masih menelusuri keterlibatan prajurit TNI AD tersebut dalam aktivitas judol di rumah dinas itu. (ant/bil/iss)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Jumat, 9 Oktober 2026
29o
Kurs