Sabtu, 10 Oktober 2026

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Masyarakat Diimbau Jauhi Radius 2 Km

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang terekam cctv PVMBG pada Jumat (9/10/2026) pukul 18.28 WIB. Foto: PVMBG

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan bahwa Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, mengalami erupsi pada Jumat (9/10/2026) sore dengan semburan kolom abu setinggi 250 meter di atas puncak.

Lana Saria, Kepala Badan Geologi, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, menyampaikan bahwa erupsi gunung api yang berada di perairan Selat Sunda tersebut tercatat terjadi pada pukul 16.17 WIB.

“Kolom abu teramati berwarna kelabu, cokelat, hingga hitam dengan intensitas tebal yang condong bergerak ke arah utara dan barat laut,” kata dia seperti dilaporkan Antara.

Lana menjelaskan, tinggi kolom abu vulkanik tersebut teramati mencapai sekitar 407 meter di atas permukaan laut (mdpl). Berdasarkan rekaman kegempaan, aktivitas erupsi itu terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 39 milimeter.

Ia menambahkan, durasi erupsi untuk sementara tercatat sekitar 3 menit 46 detik, dan aktivitas erupsi masih berlangsung saat laporan disusun.

Saat ini, tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau masih berada pada Status Level II atau Waspada. Sejalan dengan status tersebut, Badan Geologi mengeluarkan rekomendasi keselamatan bagi masyarakat, pengunjung, wisatawan, maupun pendaki di kawasan Selat Sunda.

Masyarakat dan wisatawan diimbau dengan tegas untuk tidak mendekati atau beraktivitas dalam radius dua kilometer dari kawah aktif Gunung Anak Krakatau, guna mengantisipasi bahaya lontaran material vulkanik.

Badan Geologi memastikan pemantauan kawah dan aktivitas kegempaan Gunung Anak Krakatau akan terus dilakukan secara berkelanjutan demi menjamin keselamatan warga di kawasan pesisir Selat Sunda.(ant/iss)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Sabtu, 10 Oktober 2026
28o
Kurs