Sabtu, 10 Oktober 2026

Pemerintah Siapkan Stimulus Angkutan untuk Libur Natal dan Tahun Baru

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Dudy Purwagandhi Menteri Perhubungan (Menhub) dalam bincang bersama awak media di Jakarta, Jumat (9/10/2026). Foto: Antara

Pemerintah sedang menyiapkan skema stimulus angkutan untuk libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027, untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode libur akhir tahun.

Dudy Purwagandhi Menteri Perhubungan (Menhub) mengatakan, pembahasan stimulus itu masih dilakukan oleh kementerian dan lembaga terkait.

“Ini stimulus angkutan libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 sekarang ini sedang dalam penggodokan,” kata Dudy di Jakarta, Jumat (9/10/2026) yang dikutip Antara.

Menhub berharap pembahasan bisa segera selesai, sehingga kebijakan itu dapat diumumkan kepada masyarakat pada Oktober 2026, sebelum periode libur Natal dan Tahun Baru dimulai.

“Saya harapkan bisa ada bulan ini, bisa segeralah itu ya, bisa disampaikan ke masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyebut skema stimulus yang disiapkan secara umum tidak akan jauh berbeda dari program sebelumnya. Meski begitu, sejumlah komponen masih perlu dibahas dan dikonfirmasi lebih lanjut.

Salah satu komponen yang masih dikaji adalah Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP), terutama terkait besaran pajak yang akan ditanggung pemerintah selama masa liburan.

Dudy menjelaskan, pemerintah masih mempertimbangkan apakah PPN DTP akan diberikan penuh atau sebagian. Pembahasan itu mengacu pada penerapan stimulus transportasi saat periode Natal dan Tahun Baru sebelumnya.

Ia juga menyebut kebijakan stimulus pada masa Lebaran dapat menjadi salah satu acuan, meskipun durasi libur Natal dan Tahun Baru tidak sepanjang masa liburan Lebaran.

Dudy memastikan stimulus yang sedang disiapkan diharapkan mencakup layanan kereta api, dengan skema yang secara umum mengikuti kebijakan dukungan transportasi pada periode sebelumnya.

Terkait pembiayaan, Dudy menyebut anggaran untuk stimulus transportasi tersebut telah tersedia. Namun, pembahasan lanjutan masih diperlukan untuk mematangkan bentuk kebijakan yang akan diterapkan.

“Ya mungkin mereka Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mau mematangkan lebih dulu ya, tapi saya harapkan minimal paling tidak sama seperti yang sebelumnya, karena kan masyarakat sudah bisa merasakan manfaatnya dari adanya stimulus itu,” tutur Dudy.

Ia menilai stimulus transportasi memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, pemerintah berharap dukungan serupa dapat kembali diberikan untuk membantu perjalanan masyarakat selama libur akhir tahun. (ant/bil/faz)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Sabtu, 10 Oktober 2026
32o
Kurs