Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengungkapkan sebanyak 782 anak di 18 provinsi terpapar konten kekerasan melalui berbagai grup digital.
Temuan tersebut menjadi perhatian dalam upaya melindungi anak dan remaja dari pengaruh konten negatif, termasuk ujaran kebencian dan materi yang mengagungkan kekerasan.
Eddy Hartono Kepala BNPT menekankan pentingnya literasi digital bagi pelajar agar mampu mengenali informasi bermasalah, memeriksa kebenarannya, dan tidak ikut menyebarkan pesan yang memicu permusuhan.
Pesan itu disampaikan Eddy saat menghadiri Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026). Kegiatan tersebut diikuti 1.600 pelajar SMA dari 58 sekolah di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).
Eddy mengajak para peserta menjadi agen perubahan yang mampu menularkan nilai toleransi, persaudaraan, dan kebangsaan di lingkungan sekolah masing-masing.
NOW ON AIR SSFM 100

